Laporkan Masalah

PERAN OTORITARIANISME DAN ASPIRASI MATERIALISTIK TERHADAP KESADARAN KRITIS TENTANG KETIDAKSETARAAN EKONOMI

V. DIDIK SURYO H, Prof. T. Dicky. Hastjarjo, Ph.D

2019 | Disertasi | DOKTOR ILMU PSIKOLOGI

Pandangan orang tentang kemiskinan dan ketidaksetaran ekonomi dapat memperlihatkan perkembangan kesadaran sosial politik seseorang. Kesadaran kritis tentang ketidaksetaran diduga dibentuk oleh aspirasi materialistik dan kecenderungan otoritarianisme. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran aspirasi materialistik dan otoritarianisme terhadap kesadaran kritis mengenai ketidaksetaraan. Dalam penelitian ini kesadaran kritis tentang ketidaksetaran akan diperiksa dengan alat ukur maupun tanggapan subjek atas pertanyaan mengenai perbedaan kaya miskin, sebab-sebab kemiskinan dan kekayaan, tanggapannya terhadap kesenjangan ekonomi dan gagasannya mengenai strategi untuk mengatasi kesenjangan ekonomi. Penelitian dilakukan pada kelompok mahasiswa berusia 19 tahun hingga 24 tahun. Penelitian pertama merupakan studi kuantitatif. Pada penelitian pertama ini ada 200 subjek yang terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspirasi materialistik memperkuat rasa ketidakadilan terkait hak istimewa orang kaya. Otoritarianisme memperkuat kecenderungan untuk memandang negatif kaum miskin. Baik otoritarianisme maupun aspirasi materialistik tidak berhubungan dengan tindakan kritis maupun rasa ketidakadilan terkait situasi orang miskin. Studi kedua, studi kualitatif memperlihatkan tanggapan responden (N=295) terhadap persoalan kemiskinan dan kesenjangan dapat dikelompokkan menjadi tiga bentuk kesadaran sosial politik, kesadaran fatalistik yang memandang kemiskinan dan kesenjangan sebagai hal yang lumrah, kesadaran naif individualistik yang cenderung memandang persoalan dari segi kelemahan dan kekutan individu, dan kesadaran kritis yang memandan persoalan secara struktural sistemik.

People's views on poverty and economic inequality can show the development of one's social political awareness. Critical awareness of inequality is thought to be shaped by materialistic aspirations and authoritarian tendencies. This study aims to determine the role of materialistic aspirations and authoritarianism towards critical awareness of inequality. In this study critical awareness of inequality will be examined by measuring critical consciousness attitude toward poverty. The study was conducted in a group of students aged 19 years to 24 years. The first study is a quantitative study. In this first study there were 200 subjects involved. The results of the study indicate that materialistic aspirations has a positive impact on authoritarianism. Materialistic aspiration also reinforces a sense of injustice toward privilege. Authoritarianism has a negative impact on structural perspective on poverty. Authoritarianism reinforces the tendency to view the poor negatively. Both authoritarianism and materialistic aspiration have no impact on critical actions, also have no impact on a sense of injustice related to poor people. The second study, qualitative studies show the responses of respondents (N = 295) to issues of poverty and inequality can be grouped into three forms of social political awareness, fatalistic consciousness that sees poverty and inequality as normal, naive individualistic who tend to look at problems in terms of individual weaknesses and strengths, and critical consciousness that see the problems in structural perspectives.

Kata Kunci : aspirasi materialistik; otoritarianisme; kesadaran kritis; kesadaran fatlistik; kesadara naif individualistik

  1. S3-2019-373534-ABSTRACT.pdf  
  2. S3-2019-373534-BIBLIOGRAPHY.pdf  
  3. S3-2019-373534-TABLEOFCONTENT.pdf  
  4. S3-2019-373534-TITLE.pdf