Peran Komunitas Difa City Tour and Transport (Ojek Difa) dalam Mewujudkan Nilai-Nilai Publicness bagi Penyandang Disabilitas
Dina Ulfah Rahmawati, I Made Krisnajaya, S.I.P., M.Pol.Admin.
2019 | Skripsi | S1 MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIKPermasalahan kepublikan yang dirasakan oleh penyandang disabilitas terkait mobilitas hingga saat ini belum mampu terselesaikan. Fasilitas transportasi bagi penyandang disabilitas masih jauh dari kata baik, menyebabkan penyadang disabilitas tidak mampu untuk melakukan mobilitas dengan mandiri, mudah, dan nyaman. Selain itu, penyandang disabilitas memiliki permasalahan sulitnya untuk memperoleh pekerjaan dan masih adanya diskriminasi yang mereka rasakan dilingkungan masyarakat. Menjawab isu publicness tersebut, Komunitas Difa City Tour and Transport (Ojek Difa) hadir sebagai upaya untuk menyelesaikan permasalahan penyandang disabilitas di Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya di Kota Yogyakarta. Ojek Difa menghadirkan kendaraan ramah bagi penyandang disabilitas yang disesuaikan dengan karakteristik disabilitas pengemudinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Komunitas Difa City Tour and Transport (Ojek Difa) dalam mewujudkan nilai-nilai publicness bagi penyandang disabilitas yang menjadi pengemudi Ojek Difa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ojek Difa telah menjalankan peran fasilitasi, edukasi, serta perwakilan dengan baik untuk mewujudkan nilai-nilai publicness bagi pengemudinya. Para pengemudi memperoleh hak-hak yang sebelumnya tidak mereka dapatkan seperti mudah dalam melakukan mobilitas, memperoleh pekerjaan, bebas dalam berpendapat, dan berinteraksi dengan masyarakat. Selain itu, tersedia akses fisik dan sumber daya dengan adanya kendaraan Ojek Difa dan Kantor Ojek Difa serta terdapat berbagai kegiatan seperti Difa Peduli, pelatihan public speaking, Bahasa Inggris, dan manajemen keuangan yang mampu mengembangkan kualitas diri pengemudi. Ojek Difa menjadi suatu sistem yang menyatukan pengemudi untuk saling tolong menolong dan memiliki keluarga baru serta mewujudkan kepentingan para pengemudi dengan memperhatikan kesejahteraan dan kondisi mereka. Kehadiran Ojek Difa membuat para pengemudi menjadi hidup lebih mandiri, percaya diri, dan semangat. Ide inovatif dari Ojek Difa dapat menjadi contoh bagi pemerintah dan masyarakat untuk mengembangkan model transportasi yang ramah dan aman bagi penyandang disabilitas.
Public problems related to mobility that are felt by persons with disabilities have so far not been able to be resolved. Transportation facilities for persons with disabilities are far from good, causing persons with disabilities to be unable to carry out mobility independently, easily and comfortably. In addition, persons with disabilities have difficult problems in obtaining employment and there is still discrimination that they feel in the community. Answering these issues of publicness, Difa City Tour and Transport Community (Ojek Difa) exists as an effort to resolve the problems of persons with disabilities in the Special Region of Yogyakarta, especially in the city of Yogyakarta. Ojek Difa presents a friendly vehicle for people with disabilities that are adjusted to the characteristics of the driver's disability. This research aims to find out how the role of Difa City Tour and Transport Community (Ojek Difa) in realizing the values of publicness for persons with disabilities who are drivers of Ojek Difa. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach. The research data was collected using interview, observation, and documentation techniques. The result of the study shows that Ojek Difa has a good role in facilitation, education, and representation to realize the values of publicness for the drivers. Drivers get the rights they did not get before, such as being easy to do mobility, getting a job, being free in their opinions, and interacting with the community. In addition, physical and resource access is available with the vehicles of Ojek Difa and the Ojek Difa Office and there are various activities such as Difa Peduli, public speaking, English, and financial management training that are able to develop the driver's self-quality. Ojek Difa is a system that unites drivers to help each other and have a new family and realize the interests of the drivers by paying attention to their welfare and condition. The presence of Ojek Difa makes the drivers become more independent, confident, and more spirited. The innovative ideas of Ojek Difa can be an example for governments and communities to develop a model of friendly and safe transportation for persons with disabilities.
Kata Kunci : Komunitas Difa City Tour and Transport (Ojek Difa), Penyandang Disabilitas, Peran Komunitas, Publicness