KETERSEDIAAN DATA DALAM MENDUKUNG SMART CITY READINESS (KASUS KOTA SURAKARTA)
MIRAEKI HERAWATI, Prof. Ir. Achmad Djunaedi, M.UP., Ph.D.
2019 | Tesis | MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAKonsep smart city merupakan salah satu konsep yang sedang berkembang dalam mengatasi berbagai permasalahan perkotaan. Konsep tersebut harus didukung dengan pedoman pelaksanaan yang matang yang didasarkan dari kesiapan masing-masing daerah. Pengukuran kesiapan tersebut dilakukan dengan pengukuran smart city readiness yang telah dikembangkan oleh beberapa ahli. Beberapa model kesiapan pengembangan smart city diantaranya adalah smart city readiness guide dari Smart Cities Council, smart city readiness dari Smart Cities Summit, smart city readiness model based on technology organization environment (TOE) framework and its effect on adoption decision yang merupakan hasil penelitian dari Made Ayu Aristyana Dewi, dkk, Citiasia Smart City Readiness Model dari Citiasia Center for Smart Nation (CCSN), dan Smart Nation Readiness Singapore. Penelitian ini akan menggunakan kompilasi dari beberapa model pengukuran smart city readiness di atas untuk mengukur kesiapan smart city di Kota Surakarta sehingga dapat diketahui mengenai data apa saja yang dibutuhkan dan sudah tersedia di Pemerintah Kota Surakarta, data yang dibutuhkan dan tersedia di luar Pemerintah Kota Surakarta serta data yang dibutuhkan namun belum disediakan baik oleh Pemerintah Kota maupun oleh instansi lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan data di Kota Surakarta sudah cukup baik. Hal ini menunjukkan bahwa Kota Surakarta telah siap untuk mengembangkan konsep smart city untuk mengatasi berbagai permasalahan kota yang dihadapi.
The smart city concept is one of the developing concepts in overcoming various urban problems. The concept must be supported by mature implementation guidelines based on the readiness of each region. The readiness measurement is carried out with smart city readiness measurements that have been developed by several experts. Some of the smart city development readiness models include smart city readiness guide from the Smart Cities Council, smart city readiness from the Smart Cities Summit, smart city readiness model based on technology organization environment (TOE) framework and its effect on adoption decision which is the result of research made by Made Ayu Aristyana Dewi, et al., Citiasia Smart City Readiness Model from Citiasia Center for Smart Nation (CCSN), and Smart Nation Readiness Singapore. This study will use compilation of several smart city readiness measurement models above to measure smart city readiness in Surakarta City so that it can be known about what data is needed and already available in Surakarta City Government, the data needed and available outside the Surakarta City Government and data needed but not yet provided by both the City Government and other agencies. The method used in this study is a case study with a qualitative approach. The results showed that the availability of data in the city of Surakarta was quite good. This shows that Surakarta City is ready to develop the smart city concept to overcome various city problems faced.
Kata Kunci : data digital perkotaan, ketersediaan data, Kota Surakarta, smart city, smart city readines