Laporkan Masalah

Pelaksanaan Inovasi Pelayanan Satu Paket Urusan Kependudukan Warga Terpenuhi (SAPUKUWAT) Oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta

Kuncoro Jati, Dr. Mailinda Eka Yuniza, S.H. LL.M.

2019 | Skripsi | S1 HUKUM

Tujuan penelitian ini dibagi menjadi 2 (dua). Pertama, mengulas tentang urgensi yang mendorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta membuat inovasi pelayanan Satu Paket Urusan Kependudukan Warga Terpenuhi (SAPUKUWAT). Kedua, mengulas tentang pelaksanaan inovasi pelayanan SAPUKUWAT yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif. Penulis menggunakan metode pendekatan normatif empiris dengan data yang diperoleh dari wawancara dan studi kepustakaan. Data hasil penelitian kemudian dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan hasil rumusan masalah yang diajukan. Pertama, urgensi yang mendorong adanya inovasi pelayanan SAPUKUWAT adalah untuk meningkatkan capaian kepemilikan akta kelahiran di Kota Surakarta sehingga dapat mencapai angka 100% (seratus persen) dan mewujudkan pelayanan kependudukan yang terintegrasi. Kedua, pelaksanaan inovasi pelayanan SAPUKUWAT berjalan cukup baik. Namun demikian masih ada hambatan dalam pelaksanaan inovasi ini dikarenakan faktor keterbatasan sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan, kurangnya sarana prasarana dalam melakukan pencatatan kelahiran dan tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah untuk mencatatkan kelahiran.

The objective of this legal research is divided into two. The first one is to assess the urgency of Department of Population and Civil Registration of Surakarta to create Satu Paket Urusan Kependudukan Warga Terpenuhi (SAPUKUWAT). The second one is to review the implementation of SAPUKUWAT carried out by the Department of Population and Civil Registration of Surakarta. This legal research conducted by using descriptive method. The author uses normative-empirical approach by using data obtained from interview and literature research, then the obtained data was analyzed using a qualitative method. This legal research finds that the urgency of implementing SAPUKUWAT is to improves the Birth Certificate ownership in Surakarta that will resulted in 100% ownership and to actualize integrated service. Moreover, it is discovered that the implementation of SAPUKUWAT is satisfactory. However, there still obstacles in the implementation of this innovation due to the limitation of human resources in providing the services, the lack of infrastructure in conducting birth registration and the low level of public awareness to register births.

Kata Kunci : Inovasi Pelayanan Publik, Akta Kelahiran, SAPUKUWAT, Public Service Innovation, Birth Certificate, SAPUKUWAT

  1. S1-2016-377639-abstract.pdf  
  2. S1-2016-377639-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-377639-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-377639-title.pdf  
  5. S1-2019-377639-abstract.pdf  
  6. S1-2019-377639-bibliography.pdf  
  7. S1-2019-377639-tableofcontent.pdf  
  8. S1-2019-377639-title.pdf