Prediksi Nilai Kebisingan (Studi Kasus: Bandar Udara Adi Soemarmo, Boyolali)
NISRINA KUSUMANINGRUM, Ir. Djoko Murwono, M.Sc.
2019 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPILDampak lingkungan yang sangat mendominasi dari pengoperasian sebuah bandar udara adalah kebisingan yang diakibatkan oleh pergerakan dari berbagai jenis pesawat saat melakukan landing, take-off, dan holding. Kebisingan tunggal saat pesawat melintas memiliki nilai yang berbeda tergantung dengan jenis, pergerakan dan powerplant setting di tiap pesawat. ECAC (European Civil Aviation Converence) mengeluarkan ECAC.CEAC Doc. 29 4th Edition Vol. 1: Application Guide dan Vol.2: Technical Guide yang berisi metode standar untuk menghitung nilai kebisingan pesawat di bandar udara yang disebut dengan metode NPD (Noise-Power-Distance). Penelitian ini dikhususkan pada pesawat Airbus A-320 dan Boeing B737-800 yang beroperasi di Bandar Udara Adi Soemarmo dengan dasar dokumen yang diterbitkan oleh AIP (Aeronautical Information Publication) Indonesia untuk Bandar Udara Adi Soemarmo. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa saat pergerakan landing nilai maksimal kebisingan tunggal pesawat Airbus A-320 dan Boeing B737-800 ialah 98,3 dB dan 101,21 dB, nilai minimum masing-masing pesawat sebesar 57,91 dB dan 72,98 dB serta nilai rata-rata yang didapat ialah 69,14 dB dan 83,17 dB. Saat pergerakan takeoff nilai maksimal kebisingan tunggal pesawat Airbus A-320 dan Boeing B737-800 ialah 110,20 dB dan 108,31 dB, nilai minimum masing-masing pesawat sebesar 73,71 dB dan 75,35 dB serta nilai rata-rata yang didapat ialah 83,85 dB dan 85,68 dB.
The dominant environmental impact from airport operation is a noise pollution which caused by movement of the aircraft during landing, take-off and holding. Single noise when aircraft is operated has different valuation based on their type of movement and powerplant setting in each aircraft. ECAC (European Civil aviation Converence) has published ECAC.CEAC Doc. 29 4th Edition Vol.1: Application Guide and Vol.2: Technical Guide that contents of standard methodology to export valuation of aircraft noise in airport, then called as NPD (Noise-Power-Distance) Methodology. However in this research, the focus is only for the operation of Airbus A-320 and Boeing B737-800 in Adi Soemarmo Airport based on published document from AIP (Aeronautical Information Publication) Indonesia for Adi Soemarmo Airport. The result showed that during landing, the maximum value of aircraft single noise in Airbus A-320 and Boeing B737-800 are 98,3 Db and 101,21 Db; with minimum value of 57,91 db and 72,98 db of each aircraft type. The average valuation then obtained as 69,14 ddb and 83,17 db on each aircraft. However during take-off, the maximum value of aircraft single noise for Airbus A-320 and Boeing B737-800 are 110,20 db and 108,31 db; with minimum value of each are 73,71 db and 75,35 db. Then the obtained average value for each aircraft are 83,85 db and 85,68 db.
Kata Kunci : kebisingan pesawat, noise-power-distance, kontur kebisingan