FAKTOR YANG MEMENGARUHI MINAT KUNJUNGAN DI TAMAN WISATA ALAM PANANJUNG PANGANDARAN JAWA BARAT
CATUR SAKTI ADI W, Ir. Retno Nur Utami, M.P.
2019 | Skripsi | S1 KEHUTANANTaman wisata alam merupakan kawasan konservasi yang pengelolaan utamanya untuk pariwisata dan rekreasi alam. Upaya pemeliharaan ekosistem di kawasan konservasi memerlukan pendanaan yang tidak sedikit, sehingga pengelola taman wisata alam sebaiknya menjaga jumlah pengunjung yang datang. TWA Pananjung Pangandaran mengalami penurunan yang drastis karena pada tahun 2013 tercatat ada 115.588 pengunjung, sedangkan tahun 2017 tercatat hanya 18.781 pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengunjung dan faktor yang memengaruhi frekuensi kunjungan dan minat kunjungan ulang di Taman Wisata Alam Pananjung Pangandaran. Metode pengambilan data menggunakan metode Stratified Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner. Data yang dikumpulkan berupa umur, pendidikan, pendapatan, pekerjaan, jarak, waktu tinggal di daerah tujuan, motivasi kunjungan, psikografi, frekuensi kunjungan, dan minat kunjungan ulang. Metode analisis data yang digunakan adalah (1) metode deskriptif dan (2) regresi logistik berganda. Pengunjung TWA Pananjung Pangandaran kebanyakan laki-laki, berumur dewasa (21-60 tahun), sudah memiliki status pernikahan, pendidikan terakhir adalah SLTA dan S1, bekerja sebagai karyawan swasta, pendapatan di antara Rp.3.000.001,00-Rp.4.000.000,00, berdomisili di Bandung, serta memiliki psikografi berjenis allosentris. Pada analisis regresi logistik berganda yang sudah dilakukan, didapatkan hasil yaitu faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel frekuensi kunjungan adalah jarak (OR = 0,995) dan psikografi (OR = 0,170). Faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel minat kunjungan ulang adalah umur (OR = 1,104).
Nature Tourism Park is a conservation area which management is primarily focusing in tourism and nature recreation. The maintenance of ecosystem probably requires no small cost, so the manager of the nature tourism park should keep the number of visitors coming. The decline of visitors was significantly happening in Pananjung Pangandaran Nature Tourism Park which 115.558 visitors was recorded visiting the area in 2013, while there were only 18.781 recorded visiting in 2017. This research aims to determine the characteristics of visitors and factors affecting the frequency of visits and revisit interest in Pananjung Pangandaran Nature Tourism Park. In this study/research, data was collected using Stratified Random Sampling method. Quetionnaire was used as data collection technique. Data that would be collected consisted of age, education, income, job, distance between the origin of tourists and destination, visit duration, visit motivation, psychographic, frequency of visits, and revisit interest. Obtained data was analyzed using some methods: (1) descriptive and (2) multiple logistic regression. The results showed that visitors of Pananjung Pangandaran Nature Tourism Park were mostly male, adult (21-60 years old), married, have senior high school and bachelor as their last academic education, working as private employees, have income Rp 3.000.0001,00-Rp 4.000.000,00, originated from Bandung, and have allosentris psychographic type. Multiple logistic regression analysis results showed that dominant affecting factor of frequency of visits variable are distance (OR = to 0.995) and psychographic (OR = 0.170). The most dominant affecting factor revisit interest variable is age (OR = 1,104).
Kata Kunci : Taman Wisata Alam Pananjung Pangandaran, Faktor yang Memengaruhi, Karakteristik Pengunjung, Regresi Logistik Berganda;Pananjung Pangandaran Nature Tourism Park, Factors Affecting, Characteristics of Visitors, Multiple Logistic Regression