Laporkan Masalah

CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, CORPORATE GOVERNANCE DAN MANAJEMEN LABA

CAHYANING BUDI UTAMI, Suyanto, M.B.A.,Ph.D

2019 | Tesis | MAGISTER AGAMA DAN LINTAS BUDAYA

Lembaga keuangan syariah diharapkan mampu beroperasi memenuhi prinsip syariah dan etika. Salah satu aktivitas yang menunjukkan etika adalah corporate social responsibility (CSR). Namun bank syariah juga terbukti melakukan praktek yang tidak sesuai dengan prinsip etika yaitu earning management (EM). Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh CSR terhadap EM dengan corporate governance (CG) sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan signaling theory untuk menjelaskan hubungan antar variabel yang diteliti. Size dan ROA dipilih sebagai variabel kontrol. Sampel dari penelitian ini adalah bank syariah di Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini menggunakan mix method yang terdiri dari analisis regresi berganda untuk data kuantitatif dan indepth interview untuk data kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa CSR tidak berpengaruh signifikan terhadap EM, jumlah board independence berpengaruh signifikan terhadap EM, jumlah board independence dan DPS sebagai proksi dari CG terbukti tidak dapat memoderasi hubungan CSR dengan EM

Islamic institution is expected to operate in accordance with shariah principle and ethically behavior. One of ethical activity is corporate social responsibility (CSR). But islamic bank also doing some unethical behavior that is earning management (EM). This purpose of this study is to examine the impact of CSR on EM as corporate governance (CG) as mediating variable. This research use signaling theory to explain the connection among variables. Size and ROA are chosen as control variable. The authors use Islamic bank in Indonesia and Malaysia as sample. This research use mix method consist of multiple regression to analyze quantitative data and indepth interview for qualitative data. The result of this study show insignificant effect of CSR toward EM, size of board independence is significant on EM, sharia supervisory board (SSB) isnt significant toward EM. Board independence and SSB as proxy of CG can not moderate the relation between CSR and EM.

Kata Kunci : Corporate social responsibility, manajemen laba, dewan pengawas syariah, board independence

  1. s2-2019-407877-abstract.pdf  
  2. s2-2019-407877-bibliography.pdf  
  3. s2-2019-407877-tableofcontent.pdf  
  4. s2-2019-407877-title.pdf