Laporkan Masalah

ANALISIS FINANSIAL KEMITRAAN USAHA BAKSO TENGKLENG MAS BAMBANG

ABDUL KARIM TW, Prof. Dr. Ir. Rini Widiati, MS., IPU. ; Dr. Ir. Setiyono, SU.

2019 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kelayakan finansial kemitraan usaha Bakso Tengkleng Mas Bambang. Responden yang diambil adalah satu outlet usaha Bakso Tengkleng Mas Bambang yang berada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan dua outlet usaha Bakso Tengkleng Mas Bambang yang berada di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Data penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diambil dari responden melalui metode survey dengan bantuan kuesioner yang berisi tentang bentuk kemitraan usaha, kepemilikan aset, modal kerja, omset atau jumlah penjualan bakso perhari, sarana prasarana, bahan baku, tenaga kerja dan biaya produksi. Data ditabulasi untuk menentukan parameter teknis dan ekonomi. Data sekunder untuk mendukung data primer dalam penelitian ini diambil dari dinas terkait. Selanjutnya data tersebut digunakan sebagai dasar perhitungan cashflow dengan jangka waktu investasi lima tahun. Berdasarkan cashflow, dilakukan analisis kelayakan finansial usaha dengan menggunakan kriteria Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR) dan Internal Rate of Return (IRR). Nilai rata-rata NPV Rp 488.108.822,-, BCR 1,099, dan IRR 55,501%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemitraan usaha Bakso Tengkleng Mas Bambang secara finansial layak untuk diusahakan.

The research aims to determine the financial feasibility of Bakso Tengkleng Mas Bambang franchise. The respondent was taken as sample of one outlet Bakso Tengkleng Mas Bambang in Sleman Regency, D.I. Yogyakarta Province and two outlet Bakso Tengkleng Mas Bambang in Klaten Regency, Central Java Province. The analysis used is quantitative descriptive analysis. The data research consisted of primary and secondary data. The primary data was taken from respondents by survey method used questionnaires contains about franchise type, asset ownership, work capital, meatball sale per day, facilities and infrastructures, basic ingredient, manpower, and cost production. The data is tabulated to determine the technical and economic parameters. The secondary data to support primary data research was taken from related departement. The data from three outlet Bakso Tengkleng Mas Bambang were tabulated to used as the basis for calculating the cash flow during five years investment. Furthermore the cash flow of financial feasibility were analyzed using the criteria of feasibility Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR) dan Internal Rate of Return (IRR). Result of the research showed that NPV=Rp 488.108.822,-, BCR=1,099, and IRR=55,501%. From the research can be concluded that Bakso Tengkleng Mas Bambang franchise was feasible to be continued.

Kata Kunci : Kelayakan Finansial, Usaha Bakso, Kemitraan Usaha Bakso Tengkleng Mas Bambang

  1. S1-2019-334483-abstract.pdf  
  2. S1-2019-334483-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-334483-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-334483-title.pdf