POLA PEMBELANJAAN UANG DAN KEBERLANJUTAAN PENGGUNAAN UANG GANTI RUGI MASYARAKAT TERDAMPAK PEMBANGUNAN YOGYAKARTA INTERNATIONAL AIRPORT
Shafira Rizqi Aditya Poetri, Prof. Dr. R. Rijanta, M.Sc
2019 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPola pembelanjaan uang merupakan hal penting dalam penentu keberlanjutan kondisi finansial suatu rumah tangga utamanya rumah tangga yang terdampak oleh pembangunan. Pasca pembebasan lahan untuk pembangunan Yogyakarta International Airport masyarakat yang terdampak mendapatkan uang kompensasi lahan. Masyarakat yang rumah dan atau lahan pertaniannya terdampak beberapa berada di relokasi pemerintah dan relokasi mandiri. Masyarakat yang sebagian lahan pertaniannya saja yang terdampak masih berada di permukiman semula. Perbedaan kondisi yang dialami oleh masyarakat dari ketiga kelompok lokasi tempat tinggal akan menghasilkan pola pembelanjaan dan investasi yang berbeda serta keberlanjutan yang berbeda pula. Tujuan dari penelitian ini adalah menelaah pola pembelanjaan uang dan investasi masyarakat terhadap uang ganti rugi yang didapat dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. Tujuan selanjutnya adalah menilai keberlanjutan dari penggunaan uang ganti rugi berdasarkan manajemen keuangan terhadap pembelanjaan uang yang dilakukan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian mix method dengan pendekatan Sequential Explanatory Design. Metode penelitian ini didahului dengan metode kuantitatif dan kemudian dilengkapi dengan metode kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling. Pengambilan data kuantitatif dilakukan dengan survei kuesioner dan pelengkapan informasi dilakukan dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola pembelanjaan masyarakat di relokasi mandiri dan relokasi pemerintah sebagian besar digunakan untuk pemenuhan kebutuhan primer, sedangkan masyarakat permukiman asli membelanjakan uangnya sebagian besar untuk kebutuhan investasi dan pengembangan modal. Berdasarkan pembelanjaan uang masing-masing lokasi keberlanjutan finansial paling baik dimiliki oleh masyarakat permukiman asli. Kata kunci: pola pembelanjaan, ganti rugi, keberlanjutan, lokasi permukiman
The pattern of spending money is important in determining the financial sustainability of households affected by the development of the region. After the land acquisition for the construction of Yogyakarta International Airport, the affected communities received land compensation money. Communities whose homes and/or agricultural land are affected are some in government relocation and independent relocation. Communities with a large part of their agricultural land affected are still in their original settlements. The difference of conditions of the community from three groups of residential will result in different spending and investment patterns and different sustainability. The purpose of this study is to examine the pattern of public money and investment spending on compensation received and study the factors that influence it. The next goal is the continuation of the use of financial management compensation for the money spent by the community. This study uses a mixed research method using Sequential Explanatory Design. The method of this research is preceded by quantitative methods and then equipped with qualitative methods. The sampling technique uses purposive random sampling. Quantitative data collection is done by questionnaire surveys and completeness of the information is carried out with interviews held. The results of this study indicate that the spending patterns of the community in independent relocation and government relocation are mostly used to fulfill primary needs, while the original settlement community spends most of its money on investment and capital development needs. Based on the expenditure of money for each location, financial sustainability is best provided by the native settlement community. Keywords: spending patterns, compensation, sustainability, settlement
Kata Kunci : Kata kunci: pola pembelanjaan, ganti rugi, keberlanjutan, lokasi permukiman