Penataan Koridor Jalan RB.Siagian Kota Jambi Dengan Konsep Sustainable Street dan Airport Koridor
Risti Ary Kardina, Ir. Didik Kristiadi, MLA., MAUD.
2019 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAJalan RB. Siagian merupakan salah satu jalan kolektor primer yang berada di kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. Jalan RB. Siagian memiliki akses yang strategis karena merupakan jalan akses utama menuju bandara Sultan Thaha Syaifudin dan menghubungkan antara Kota Jambi bagian timur yang merupakan arah pembangunan berdasarkan RTRW Kota Jambi. Dengan meningkatnya jumlah penumpang pada tahun 2015-2017 sebesar 35%, maka dilakukan peningkatan kapasitas bandar udara dan direncanakan untuk melayani rute penerbangan internasional. Jalan R.B Siagian dilebarkan dari 6 meter menjadi 4 lajur terbagi dengan lebar 16 meter untuk mendukung fungsinya. Namun, terdapat permasalahan keruangan di Jalan R.B Siagian seperti kurangnya penataan pedestrian, banyaknya bangunan kosong, kurangnya fasilitas akomodasi dan tidak ada fasilitas perpindahan moda. Berdasarkan kondisi riil yang ada di lapangan dan isu-isu kebandaraan di Bandara Sultan Thaha Kota Jambi, diperlukan adanya intervensi pada Jalan RB. Siagian yang salah satunya yaitu intervensi secara keruangnya. Konsep Sustainable Street dan Airport Corridor digunakan sebagai konsep utama penataan Jalan RB. Siagian. Sustainable Street diartikan sebagai hak-hak multimoda dari jalan yang dirancang dan digunakan untuk menciptakan manfaat yang berkaitan dengan mobility, ecology, dan community yang bersama-sama mendukung agenda keberlanjutan secara luas yang merangkul tiga E yaitu environment, ecology, dan economy (Greenberg & Handy, 2010). Airport corridor didefinisikan sebagai pengembangan kota terintegrasi secara linier yang terjadi pada jalur yang menghubungkan antara kota dan bandara. Konsep ini kemudian diterapkan dalam tujuh elemen desain yaitu guna lahan, bentuk dan massa bangunan, sirkulasi dan parkir, jalur pedestrian, ruang terbuka hijau, pendukung aktivitas airport corridor, dan penanda. Penataan koridor Jalan RB. Siagian ini menggunakan metode Soft System Methodology (SSM) yang menghasilkan master plan, rencana detail, dan rencana aktivitas bagi masyarakat, pemerintah dan badan usaha.
RB. Siagian road is one of collector primer street in Pasir Putih, Sub-district Jambi Selatan, Jambi City. RB. Siagian road have a strategis access because it is a main access to Sultan Thaha Airport and connecting between east Jambi City which is the direction of development based on RTRW Jambi City. By the increasing numbers of passengers on 2015-2017 by 35%, then airport capacity was increased and international flight routes were served. RB. Siagian road was widened from 6 meters to 4 divided lanes with a width of 16 meters to support its function. However, there are spatial problems on RB. Siagian road like the lack of pedestrian regulation, mass of empty buildings, lack of accommodation facilities and no mode transfer facilities. based on the real conditions in the field and the issue of airport at the Sultan Thaha Airport Jambi City, intervention on the road is needed, one of which is spatial intervention. Sustainable Street and Airport Corridor concept are used as main concept on RB.Siagian road regulation. Sustainable street is defined as multimodal rights from the road designed and used to create benefits related to mobility , ecology, and community that together support a broad sustainability agenda that embraces 3E, namely environment, ecology, dan economy (Greenberg & Handy, 2010). Airport corridor is defined as the development of a linearly integrated city that occurs on a line connecting the city and the airport. This concept was then applied in seven design elements, namely land use, building shape and mass, circulation and parking, pedestrian lanes, green open spaces, supporting airport corridor activities, and signage.
Kata Kunci : Kata Kunci: Penataan Koridor, Sustainable Street, Koridor Bandara