Laporkan Masalah

Korelasi Pertumbuhan Gedung Perkantoran DKI Jakarta dengan Kedudukannya dalam Konstelasi Kota Global tahun 2008-2018

ADELHEID PASAU TANDIPAYUK, Retno Widodo Dwi Pramono, S.T., M.Sc., Ph.D.

2019 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Globalisasi menciptakan konsep kota global dimana kota tidak lagi berorientasi pada ranah lokal ataupun nasional, namun harus berorientasi secara global. Dalam orientasi global, kota-kota bersaing satu sama lain dalam konstelasi yang lebih luas untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonominya. Agar mampu berkompetisi dengan kota-kota lain, suatu kota global dapat melakukan pengembangan kota melalui peningkatan daya saingnya, salah satunya adalah dengan menyediakan gedung-gedung perkantoran sebagai infrastruktur yang dibutuhkan oleh aktor-aktor global. Penelitian ini menggunakan metode deduktif kuantitatif kualitatif mengenai korelasi pertumbuhan gedung perkantoran DKI Jakarta dengan kedudukannya dalam konstelasi kota global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang cukup kuat antara pertumbuhan gedung perkantoran DKI Jakarta dan kedudukannya dalam konstelasi kota global karena keduanya merupakan implikasi dari kehadiran perusahaan multinasional yang merupakan aktor utama kota global. Namun demikian, peningkatan jumlah gedung perkantoran tidak diiringi dengan kedudukannya dalam konstelasi kota global karena besar pengaruh kehadiran perusahaan multinasional terhadap pertumbuhan gedung perkantoran dan kedudukan DKI Jakarta dalam konstelasi kota global tidak sebanding. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan gedung perkantoran sebagai salah satu upaya peningkatan daya saing kota ternyata tidak cukup untuk meningkatkan kedudukannya dalam konstelasi kota global.

Globalization creates a global city concept where cities are no longer oriented to local or national domain, but are required to be globally oriented. In global orientation, cities compete with each other in a wider constellation in aims to accelerate their economic growth. In order to be able to compete with other cities, a global city develop the city through increasing its competitiveness. One of which is by providing office buildings as infrastructure that required by global actors. This study discussed the correlation of Jakarta's office buildings growth and its position in global city constellation using qualitative quantitative deductive method. The results showed that there was a strong correlation between the growth of Jakarta's office buildings and its position in global city constellation because both of them are implications of multinational companies's presence which are also the main actors of global cities. However, the increase number of office buildings is not followed by its position in global city constellation because multinational companies's influence in the growth of office buildings and the position of DKI Jakarta in global city constellation is not comparable. This indicates that the construction of office buildings as a strategy to improve city's competitiveness is not enough to increase Jakarta's position in global city constellation.

Kata Kunci : daya saing kota, gedung perkantoran, kota global

  1. S1-2019-378803-tableofcontent.pdf  
  2. S1-2019-384872-abstract.pdf  
  3. S1-2019-384872-bibliography.pdf  
  4. S1-2019-384872-tableofcontent.pdf  
  5. S1-2019-384872-title.pdf