Laporkan Masalah

Implementasi UU Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Antimonopoli Terkait Dengan Pasar Bersangkutan Dalam Menentukan Posisi Dominan (Studi Kasus PT Forisa Nusapersada)

Mega Permata Sari, Veri Antonis, S.H., M. Hum.

2019 | Skripsi | S1 HUKUM

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara KPPU menentukan pasar bersangkutan dalam perkara PT Forisa dan pertimbangan MA menolak kasasi yang diajukan oleh KPPU atas pembatalan putusan KPPU Nomor 14/KPPU-L/2015 yang menyatakan adanya pelanggaran Pasal 19 huruf a dan b tentang penguasaan pasar dan Pasal 25 ayat (1) huruf a dan c tentang posisi dominan yang dilakukan oleh PT Forisa Nusapersda dalam Internal Office Memo Nomor : 15/IOM/MRT-DB/XII/2014 dengan Program Pop Ice The Real Ice Blende. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat kualitatif. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan dan teknik analisis data yang digunakan adalah content analysis. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa KPPU dalam menentukan pasar bersangkutan dalam perkara PT Forisa tidak sesuai dengan UU Antimonopoli maupun PERKOM No. 3 Tahun 2009. Sehingga putusan tersebut tidak berdasarkan investigasi yang sah dan sesuai hukum yang berlaku. Terbukti pula adanya pelanggaran hak-hak terlapor dalam proses beracara putusan KPPU No. 14/KPPU-L/2015 tersebut. Maka penolakan MA atas pengajuan kasasi oleh KPPU telah tepat.

This study aims to determine how KPPU determines the relevant market in the case of PT Forisa and why the supreme court (MA) rejected cassation filed by KPPU about retract decision of KPPU Number 14/KPPU-L/2015 wich states a violation of article 19 point a and b about market control and article 25 paragraph (1) point a and c about dominant position what PT Forisa Nusapersada did it within Internal Office Memo Number : 15/IOM/MRT-DB/XII/2014 in Program Pop Ice The Real Ice Blender. The research is normative legal research that is qualitative. This research uses statute approach and case approach. The data that used is secondary data with primary law material and secondary law material. Data collection technique is literature data and data analysiswith the content analysis. The results of the study state that KPPU in determining the relevant market in the case of PT Forisa does not comply with the Antimonopoly Law or regulation of KPPU Number 3 Year 2009. So that the decision is not based on a legitimate investigation and in accordance with applicable law. It was also proven that there were violations of the reported rights in the proceedings of the decision of KPPU No. 14 / KPPU-L / 2015. Then the Supreme Court's refusal to submit a cassation by the KPPU is correct.

Kata Kunci : Pasar Bersangkutan, Hukum Acara Persaingan Usaha, MA Menolak Kasasi KPPU

  1. S1-2019-381014-abstract.pdf  
  2. S1-2019-381014-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-381014-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-381014-title.pdf