Laporkan Masalah

PERANAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PERTANIAN DI D.I. YOGYAKARTA DALAM MENDUKUNG KEBERLANJUTAN PERTANIAN DARI SEGI SUMBER DAYA MANUSIA

M ROM ALI FIKRI, Dr. Ir. Roso Witjaksono, M.S. ; Ratih Ineke Wati, SP., M.Agr., Ph.D

2019 | Tesis | MAGISTER PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PEMBANGUNAN

Permasalahan keberlanjutan pertanian tidak hanya terjadi pada aspek daya dukung sumber daya alam akan tetapi juga pada aspek sumber daya manusia, ditandai dengan menurunnya jumlah penduduk yang bekerja pada sektor pertanian dan menurunnya minat pemuda untuk bekerja di bidang pertanian, oleh sebab itu perlu adanya regenerasi pertanian untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu lembaga yang berperan dalam regenerasi pertanian adalah SMK Pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penilaian, minat dan sikap peserta didik SMK Pertanian di DIY, yang dengan berbagai indikator psikologis peserta didik tersebut, akan dapat diketahui minat dan sikap peserta didik untuk melanjutkan pekerjaan dan usaha di sektor pertanian sebagai salah satu upaya mengetahui potensi keberlanjutan pertanian dari segi sumberdaya manusia di masa yang akan datang. Penelitian ini dilakukan pada empat SMK Pertanian di DIY, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode dasar deskriptif analitik. Total sampel penelitian yaitu 200 peserta didik di SMKN 1 Cangkringan, SMK Perkebunan MM 52 Yogyakarta, SMKN 1 Pandak dan SMKN 1 Nanggulan. diperoleh dengan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan SEM (Structural Equation Modeling). Hasil analisis tingkat peranan menunjukkan bahwa SMK Pertanian sering berperan dalam mendukung keberlanjutan pertanian (75,72%). Analisis SEM menunjukkan bahwa peran SMK Pertanian sebagai sarana pengembangan kemampuan dan pembentuk karakter berpengaruh negatif sebasar -0,25. Faktor yang berpengaruh terhadap peran SMK Pertanian dalam indikator peran sebagai pengembangan kemampuan dan pembentukan karakter yaitu kepribadian yang tercermin dari motivasi, persepsi dan partisipasi sebesar 0,51, serta fasilitasi sekolah yang tercermin dari peran kepala sekolah, peran guru dan kualitas kurikulum sebesar 0,45. Keberlanjutan pertanian dalam indikator sikap dan minat secara signifikan dipengaruhi oleh kepribadian sebesar 0,72, dan fasilitasi sekolah sebesar 0,32. Selain itu, faktor yang secara langsung memiliki pengaruh kuat terhadap potensi keberlanjutan pertanian adalah kepribadian.

The problem of agriculture sustainability did not only occur in the support of natural resources aspect but also in the human resources aspect, marked by a decline in the number of people working in the agricultural sector and a decreasing in the interest of youth to work in agriculture sectors. therefore needed for agricultural regeneration to overcome these problems. One of the institutions that play a role in agricultural regeneration is the Agricultural Vocational School. This study aims to analyze the assessment, interests and attitudes of students of Agricultural Vocational Schools in DI.Yogyakarta (Special Region of Yogyakarta), which with a variety of psychological indicators of students, would be able to know the interests and attitudes of students to continue work and business in the agricultural sector as an effort to find out the potential of agricultural sustainability in terms of human resources in the future. This research was conducted at DI. Yogyakarta in four Agricultural Vocational Schools, using quantitative approaches and descriptive analytical basic methods. The total sample was 200 students at SMKN (Vocational School) 1 Cangkringan, SMK MM 52 Perkebunan Yogyakarta, SMKN 1 Pandak and SMKN 1 Nanggulan. The sample obtained by simple random sampling technique. The data obtained were analyzed by SEM (Structural Equation Modeling). The results of the role level analysis indicate that Agricultural Vocational Schools often play a role in supporting the sustainability of agriculture (75.72%). SEM analysis shows that the role of Agricultural Vocational School as a means of developing capabilities and character building has a negative effect as -0.25. Factors that influence the role of Vocational School in role indicators as capacity building and character building were reflected in motivation, perception and participation of 0.51, and school facilit personality ation reflected in the role of the principal, teacher's role and curriculum quality of 0.45. Agricultural sustainability in indicators of attitudes and interests was significantly influenced by personality at 0.72, and school facilitation is 0.32. In addition, the factors that directly have a strong influence on the potential for sustainable agriculture are personality

Kata Kunci : D.I Yogyakarta, Peranan SMK, peserta didik, sikap, minat keberlanjutan pertanian.

  1. S2-2019-420212-abstract.pdf  
  2. S2-2019-420212-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-420212-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-420212-title.pdf