Laporkan Masalah

EVALUASI PENGENDALIAN INTERNAL PROSES PENERIMAAN PENDAPATAN PADA LAYANAN INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) KATEGORI PASIEN UMUM RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

TRI AGUNG HIMAWAN H, Suyanto, S.E., M.B.A., Ph.D

2019 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana tingkatmemadainya pengendalian internal proses penerimaan pendapatan pada unit gawat darurat kategori pasien umum Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Terdapat kasus kerugian pendapatan yang terjadi, yaitu pasien gawat darurat kategori pasien umum tidak melakukan pembayaran ketika telah diberikan layanan medis. Kerugian pendapatan dianggap tidak signifikan dan telah memiliki pengendalian, yaitu ketika pasien yang pernah tidak bayar apabila kembali ke rumah sakit akan terdeteksi oleh sistem komputer. Meskipun dianggap tidak material, kerugian ini terjadi berulang kali. Pengendalian untuk pasien yang kembali ke rumah sakit belum bersifat preventif. Selain itu, terdapat kerugian tidak signifikan dari unit-unit lain yang belum dikendalikan, dan apabila diakumulasikan dapat menjadi signifikan. Evaluasi ini berpedoman pada COSO Internal Control Framework 2013. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi dengan menggunakan wawancara, analisis dokumen, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian membuktikan bahwa secara keseluruhan elemen pengendalian internal dinilai cukup memadai. Akan tetapi, elemen penilaian risiko masih dinilai kurang memadai sehingga terdapat beberapa aspek perlu diperbaiki. Kata kunci: Evaluasi, pengendalian internal, unit gawat darurat, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta, COSO Internal Control Framework 2013.

ABSTRACT This study aims to investigate the levels of adequacy for internal control in the process of receiving revenue in the emergency unit from general patients at PKU Muhammadiyah Hospital of Yogyakarta. Revenue losses occurred in the emergency unit that general patients did not make after receiving medical services. Revenue losses were considered insignificant and controllable when patient who had not paid returned to the hospital. Although immaterial, such losses occured repeatedly. In addition the control on patients who returned to the hospital was not preventive. Moreover, there were significant losses in other units, in if accumulated, they could be significant. This evaluation was based on the 2013 COSO internal control framework. This study uemployed a mixed method using interview, document analysis, observation, and questionnaire. The results of the study prove that overall the control elements are moderately adequate. However, the element of risk assessment is still poorly adequate, so that several aspects need for improvement. Keywords: Evaluation, internal control, emergency unit, PKU Muhammadiyah Hospital of Yogyakarta, 2013 COSO Internal Control Framework.

Kata Kunci : Evaluasi, pengendalian internal, unit gawat darurat, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta, COSO Internal Control Framework 2013.

  1. S2-2019-391695-abstract.pdf  
  2. S2-2019-391695-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-391695-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-391695-title.pdf