Laporkan Masalah

Strategi Peningkatan Kapabilitas Tim Urban Search and Rescue (USAR) Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dalam Mendukung Respons Kedaruratan Bencana di Indonesia

WAHYUDI L. PUTRA, Dr. Bevaola Kusumasari, M.Si;Dr. Estuning Tyas Wulan Mei, M.Si

2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN BENCANA

Tim USAR harus memiliki kapabilitas minimum sebagai standar untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan korban dalam keadaan darurat akibat runtuhnya bangunan (collapse structure) pasca terjadinya bencana, keterlambatan respons serta kesalahan penanganan medis dapat berdampak pada keselamatan korban. Hal ini bertujuan untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa dan mengurangi dampak yang lebih parah yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menemukenali kapasitas BASARNAS saat ini dan mengetahui tingkat keberhasilan proses peningkatan kapabilitas tim USAR BASARNAS yang dilaksanakan hingga tahun 2018. Penelitian dilakukan di kantor pusat BASARNAS yang berlokasi di Jakarta dan unit analisis terfokus pada tim USAR BASARNAS. Pemilihan sumber data berdasarkan tingkat kedalaman pengetahuan informan tentang BASARNAS maupun proses peningkatan kapabilitas yang sedang berlangsung. Tingkat keberhasilan peningkatan kapabilitas tim USAR BASARNAS dinilai menggunakan metode skoring (warna) berdasarkan metode dokumentasi/observasi/wawancara, hasil skoring diindikasikan dengan warna hijau yang berarti telah memenuhi standar, warna kuning mengindikasikan area penilaian telah memenuhi standar namun tetap membutuhkan perbaikan, dan warna merah mengindikasikan area penilaian belum memenuhi standar yang di tetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas BASARNAS selama periode 5 tahun terakhir (periode 2014-2018) telah mengalami kemajuan signifikan, dilihat dari aspek kuantitas, namun berdasarkan kualitasnya masih perlu dilakukan perubahan/perbaikan pada indikator sumber daya, kelembagaan maupun kemempuan teknis. BASARNAS telah melalui proses panjang serta mengeluarkan biaya besar dalam meningkatkan kapabilitas elemen organisasinya dalam mendukung respons kedaruratan bencana di Indonesia, yang ditandai dengan pembentukan tim USAR BASARNAS. Langkah-langkah strategis yang dilakukan BASARNAS selama rentang waktu 2 tahun, terhitung tahun 2017 hingga 2018 telah menghasilkan kemajuan yang signifikan dalam beberapa area penilaian, namun BASARNAS masih memiliki pekerjaan rumah yang berat untuk merubah, memperbaiki serta mengembangkan area-area penilaian yang masih belum memenuhi nilai standar. Komponen Search and Rescue memiliki nilai capaian yang cukup baik dibandingkan dengan komponen lain, sedangkan komponen manajemen masih memiliki area penilaian yang masih harus dipenuhi dibandingkan komponen lain, oleh karena itu masih perlu adanya strategi lanjutan untuk dapat bisa memenuhi standar minimum sebagai bagian dari proses peningkatan kapabilitas tim USAR.

Urban Search and Rescue (USAR) team should have the minimum capability as a standard for undertaking search and rescue operations for casualties in emergency condition due to collapse structure after a disaster occurs, delay in responding as well as medical mishandling can impact the safety of the victims. This aims to save more lives and reduce the impacts of these events. BASARNAS began the process to enhance the USAR team capabilities since 2016, this process as a function that carried out to improve self-quality based on the capacity (modality) of its organization. Therefore, this study aims to identify BASARNAS� current capacity and identify the success level of the BASARNAS� USAR team improvement capability process that was carried out until 2018. This research was conducted at BASARNAS head office located in Jakarta and BASARNAS USAR team as a unit analysis, informant appointed based on the depth of their knowledge of BASARNAS as well as the capability improvement process. Capability improvement success level for BASARNAS USAR team was assessed by a scoring method based on documentation/observation/interview, the result indicated in green means they met the standards, yellow color indicates they have met standards but still need improvement and red color indicates they have not met the standards. The result showed that BASARNAS capacity over the past 5 years (2014-2018) had a significant improvement based on the quantity aspect, nonetheless, there still a need to have an improvement in certain indicators, such as resources, institutions, and technical capabilities. BASARNAS has gone through a long process and incurred huge costs to improve USAR team capability as its organizational element, in supporting the disaster emergency response in Indonesia, which was marked by the establishment of BASARNAS USAR Team. The process carried out by BASARNAS over the period 2 years (2017-2018), and have made significant progress in several assessment areas, however, BASARNAS still need to work hard to change, improve and develop on a certain area that has not met the requirements. Search and Rescue component has a good achievement compared to the others, whilst management component has many assessment areas which need to meet the standards. Therefore, BASARNAS need to have advance strategies to be able to meet minimum standards as a part of the capability improvement process for its USAR team.

Kata Kunci : BASARNAS, Kapasitas, Kapabilitas, Pencarian dan Pertolongan di Perkotaan, Runtuhan Bangunan

  1. S2-2019-420165-abstract.pdf  
  2. S2-2019-420165-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-420165-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-420165-title.pdf