HUBUNGAN PERAWATAN DIRI MAKAN DENGAN KUALITAS HIDUP ANAK CEREBRAL PALSY DI SLB N 1 BANTUL YOGYAKARTA
LASMAIDA F BR BB, Sri Hartini, S.Kep., Ns., M.Kes., Ph.D.; Dr. Fitri Haryanti, S.Kp.,M.Kes.; Ayyu Sandhi, S.Kep. Ns., M.Sc.
2019 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Cerebral palsy merupakan gangguan gerak dan postur tubuh. Anak CP mengalami kekakuan, kelemahan, dan ketidakseimbangan yang berdampak pada kualitas hidup yang rendah. Kualitas hidup dipengaruhi oleh status fisik salah satunya perawatan diri makan. Anak CP mengalami hambatan dan kesulitan dalam perawatan diri makan. Perawatan diri makan anak CP rendah. Adanya masalah yang dialami anak CP pada perawatan diri makan dan kualitas hidup yang rendah, maka dari itu perlu dilakukan penelitian mengenai hubungan perawatan diri makan dengan kualitas hidup anak CP. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan perawatan diri makan dengan kualitas hidup, usia dengan kualitas hidup, derajat CP dengan kualitas hidup, usia dengan perawatan diri makan, dan derajat CP dengan perawatan diri makan anak CP. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelasi dan rancangan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan bulan September sampai November 2018 kepada 46 anak CP beserta orangtuanya di SLB N 1 Bantul Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan PedsQLTM-CP Module Version 3.0 dan lembar observasi perawatan diri makan. Analisis data dengan pearson product moment untuk data normal dan spearman rank untuk data tidak normal. Hail Penelitian: Analisis data menunjukkan ada hubungan yang sangat kuat antara perawatan diri makan dengan kualitas hidup (p=0,001, r=0,811), tidak ada hubungan antara usia dengan kualitas hidup (p=0,451, r=0,114), ada hubungan yang lemah antara derajat CP dengan kualitas hidup (p=0,047, r=-0,294), ada hubungan yang lemah antara usia dengan perawatan diri makan (p=0,022, r=0,336), dan ada hubungan yang lemah antara derajat CP dengan perawatan diri makan (p=0,022, r=-0,338). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang sangat kuat antara perawatan diri makan dengan kualitas hidup. Para orang tua harus memberikan kesempatan anak untuk makan sendiri sehingga anak bisa belajar mandiri terutama dalam kegiatan makan.
Background: Cerebral palsy is a movement and posture disorder. Children with CP experience stiffness, weakness, and imbalances that have an impact on a low quality of life. Quality of life is influenced by physical status, one of which is eating self-care. Eating self-care of children with CP is low. There are problems experienced by children with CP in eating self-care and low quality of life, therefore it is necessary to do research on the relationship of eating self -care with the quality of life of children with CP. Objective: To know the relationship between eating self-care with quality of life, age with quality of life, cerebral palsy degree with quality of life, age with eating self-care, and cerebral palsy degree of eating self-care. Methods: This research is a quantitative research with correlation analytic method and cross-sectional design. The research was conducted in September until November 2018 to 46 children with CP and their parents at SLB N 1 Bantul Yogyakarta. This research used PedsQLTM-CP Module Version 3.0 and esting self-care observation sheet. Data analysis with pearson product moment for normal data and spearman rank for abnormal data. Results: Analysis of the data shows there is a very strong relationship between eating self-care with quality of life (p=0,001, r=0,811), there is no relationship between age with quality of life (p=0,451, r=0,114), there is a weak relationship cerebral palsy degree with quality of life (p=0,047, r=-0,294), there is a weak relationship between age with eating self-care (p=0,022, r=0,336), and there is a weak relationship between cerebral palsy degree with eating self-care (p=0,022, r=-0,338). Conclusion: There is a very strong relationship between eating self-care with quality of life. Parents must give children the opportunity to eat on their own so that children can learn independently, especially in eating activities.
Kata Kunci : Cerebral Palsy, Kualitas Hidup, Perawatan Diri Makan