Laporkan Masalah

PENGEMBANGAN MODEL SIMULASI ANTRIAN DI SEBUAH RUMAH SAKIT

FRYLIE FRESCIA FALEN, Ir. Subagyo, Ph.D

2018 | Tesis | MAGISTER TEKNIK INDUSTRI

Antrian merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Kejadian menunggu bukan hanya sekedar gangguan kecil secara individu, dapat menyebabkan pemborosan waktu, sehingga tidak efisien dan efektif dalam suatu layanan. Dalam penelitiaan ini, fokus dilakukan pada bagian penambahan ruangan VIP dan IGD, menurunkan waktu tunggu di ruangan VIP dan tingkat kesibukan IGD dan VIP. Berdasarkan hasil observasi, tingkat kesibukan yang cukup tinggi pada kamar IGD dan VIP. Oleh karena itu penelitian membuat model simulasi sehingga didapat hasil baru yang lebih baik. Penelitian ini mengunakan program simulasi permodelan Arena, dan uji statistik non parametik Kolmogarov-smirnov dan t. test untuk pengujian normalitas dan validitas data serta analisis, NPV dan IRR.������¢���¯���¿���½������¨Model dapat mempresentasikan sistem nyata, hasil uji validasi t.value terhadap p.value 1,905 lebih besar dari 0,058. berdasarkan simulasi terdapat tingkat kesibukan yang cukup tinggi pada kamar IGD dan VIP. Model dibuat 2 simulasi yaitu, skenario I, dengan penambahan 2 tempat tidur di IGD, waktu tunggu turun sebesar 88,2 persen, jumlah pasien antri turun dari 6 orang menjadi 1 orang, dengan utilitas IGD, 77,79 persen. Waktu tunggu VIP turun dari 50,9 jam menjadi 49,9 jam, dengan jumlah orang yang antri berkurang 30 menjadi 29 orang tetapi tingkat utilitas tempat tidur masih tinggi 94 persen, dari utilitas yang ideal 65-85persen. Dari analisis nilai uang sekarang (NPV lebih besar 0) layak, dengan profitabilitas menguntungkan, (IRR 32 persen lebih besar MARR) 12persen pertahun. Skenario II dengan menambah 10 ruangan VIP, maka akan menurunkan waktu tunggu IGD, dari 1,19 jam menjadi 0,51 jam, jumlah orang antri dari 6 orang menjadi 2 orang, tingkat utilitas 87,44 persen waktu tunggu VIP turun signifikan sebesar 99,23 persen, (dari 50,9 jam menjadi 0,39 jam), dan tidak ada terdapat antrian, dengan utilitas 87,2 persen. Dalam memberi solusi permasalahan antrian dan meningkatkan efesiensi, efektifitas kinerja dan mutu pelayanan RSUD R Syamsudin, dapat melaksankan skenario 2 yaitu menambah 10 ruangan di VIP, dapat menurunkan waktu tunggu, antrian dan tingkat kesibuk di IGD dan VIP. serta secara investasi layak dan menguntungkan NPV lebih dari 0 dan IRR lebih besar MARR.

Queues are part of everyday life. Waiting events are not merely small disturbances individually, can cause waste of time, so it is not efficient and effective in a service. In this research, the focus was on the addition of VIP and IGD rooms, reducing waiting time in the VIP room and the level of emergency and VIP activities. Based on observations, the level of activity is quite high in emergency rooms and VIP rooms. Therefore the research makes a simulation model so that better new results can be obtained. This research uses Arena modeling simulation program, and Kolmogarov-smirnov non parametic statistical test and t. test for testing normality and validity of data and analysis, NPV and IRR. The model can present a real system, the validation test results t.value of p.value 1.905 is greater than 0.058. based on the simulation there is a high level of activity in IGD and VIP rooms. The model made 2 simulations, namely, scenario I, with the addition of 2 beds in the emergency room, waiting time fell by 88.2 percent, the number of patients queuing down from 6 people to 1 person, with utility emergency room, 77.79 percent. VIP waiting time dropped from 50.9 hours to 49.9 hours, with the number of people queuing decreasing 30 to 29 people but the level of bed utility was still high at 94 percent, from the ideal utility of 65-85 percent. From the analysis of the present value of money (NPV greater than 0) it is feasible, with profitability profitable, (IRR 32 percent greater MARR) 12 percent per year. Scenario II by adding 10 VIP rooms, it will reduce IGD waiting time, from 1.19 hours to 0.51 hours, the number of people queuing from 6 people to 2 people, utility level 87.44 percent VIP waiting time down significantly by 99, 23 percent, (from 50.9 hours to 0.39 hours), and there is no queue, with a utility of 87.2 percent. In providing solutions to queuing problems and increasing efficiency, effectiveness of performance and service quality of RSUD R Syamsudin, it can carry out scenario 2, which is to add 10 rooms in the VIP, which can reduce waiting times, queues and busy levels in IGD and VIP. and investment is feasible and benefits NPV more than 0 and greater IRR MARR.

Kata Kunci : Model simulasi, antrian, Arena dan metode IRR

  1. S2-2018-372902-abstract.pdf  
  2. S2-2018-372902-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-372902-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-372902-title.pdf