Laporkan Masalah

MANAJEMEN KOMUNIKASI PEMERINTAH DALAM PROGRAM TRANSFORMASI KELEMBAGAAN UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK (Studi Kasus pada Ditjen Perbendaharaan Tahun 2014-2018 )

FUAIDIL ANWAR, Dr. Rajiyem, S.I.P, M.Si

2019 | Tesis | MAGISTER ILMU KOMUNIKASI

Program Transfomasi Kelembagaan (TK) yang dilaksanakan Kementerian Keuangan dalam hal ini Ditjen Perbendaharaan telah berlangsung sejak tahun 2014. Dalam masa 4 tahun berjalan masih terdapat publik internal yang belum mengetahui adanya media komunikasi Transformasi Kelembagaan serta rendahnya keterlibatan publik internal untuk mengkomunikasikan kepada pihak lain. Rendahnya keterlibatan publik internal mengakibatkan proses Transformasi Kelembagaan dalam hal penyerapan anggaran masih belum 100% dan sesuai jadwal, sehingga hal tersebut menjadi permasalahan manajemen komunikasi pemerintah yang dilakukan Ditjen Perbendaharaan. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi pemerintah secara struktur menggunakan Sanders dan Canel serta prosesnya menggunakan modifikasi dari gabungan model komunikasi PRSA dan Kkatz & Kahn. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan dan menganalisis model manajemen komunikasi pemerintah yang dilakukan Ditjen Perbendaharaan dalam program Transformasi Kelembagaan. Jenis penelitian menggunakan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Hasilnya ditemukan adanya manajemen komunikasi yang masih belum terlaksana dengan baik berupa perencanaan komunikasi yang belum menentukan timeline dan indikator resmi (informal) yang harus dicapai, adanya kendala anggaran serta pelaksanaan evaluasi yang masih belum menyeluruh.

The Institutional Transformation Program (TK) carried out by the Ministry of Finance in this case the Directorate General of Treasury has been going on since 2014. In the past 4 years there is still an internal public that does not yet know the Institutional Transformation communication media and low internal public involvement to communicate to other parties. The low internal public involvement has resulted in the Institutional Transformation process in terms of budget absorption is still not 100% and on schedule, so that it becomes a problem of government communication management carried out by the Directorate General of Treasury. This study uses the theory of government communication structurally using Sanders and Canel and the process uses modifications from a combination of the PRSA and Kkatz & Kahn communication models. The purpose of this study is to describe and analyze the government communication management model carried out by the Directorate General of Treasury in the Institutional Transformation program. This type of research uses qualitative research with case study methods. The result was found that there was communication management that was still not well implemented in the form of communication planning that had not yet determined the timeline and official (informal) indicators to be achieved, the existence of budget constraints and the implementation of evaluations that were still not comprehensive.

Kata Kunci : transformasi, manajemen, komunikasi

  1. S2-2019-419043-abstract.pdf  
  2. S2-2019-419043-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-419043-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-419043-title.pdf