Laporkan Masalah

EVALUASI PENGGUNAAN MESIN GERGAJI UTAMA DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS BEP ( BREAK EVEN POINT ) (STUDI KASUS DIINDUSTRI PENGOLAHAN KAYU JATI CEPU PERUM PERHUTANI UNIT I JAWA TENGAH)

R. RUDI SUASANABROTO, Haryanto, Nunuk Supriyatno

1995 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian ini mempunyai tujuan, pertama untuk mengetahui biaya tetap dan biaya variabel per unit mesin dari setiap mesin gergaji yang digunakan sebagai bahan penelitian, kedua untuk me ngetahui produktivitas masing-masing mesin gergaji, ketiga untuk mengetahui perbandingan produktivitas mesin dan biaya biaya usaha mesin diantara dua mesin gergaji utama yang digunakan sebagai bahan penelitian. Dalam Penelitian ini digunakan dua buah mesin gergaji utanta dengan umur pakai berbeda, yaitu mesin I (1988) dan mesin IT (1991). Adapun data-data yang diperlukan adalah, data primer yaitu pengukuran waktu kerja mesin untuk mengetahui produktivitas mesin, dan data sekunder yaitu data-data yang digunakan untuk menghitung biaya usaha mesin seperti harga beli, umur teknis, biaya perbaikan dan lain sebagainya. Setelah data terkumpul di lakukan analisis data yaitu menghitung biaya tetap mesin, biaya variabel per unit mesin, produktivitas mesin, dan nilai BEP. Hasil penelitian diperoleh nilai BEP sebesar 1,43 m3/dam. Sedangkan target dari pabrik diketahui sebesar 1,1 m3/jam. Dengan nilai BEP sebesar itu ternyata penggunaan mesin I lebih menguntungkan dibanding penggunaan mesin II. Hal ini dikarenakan dengan target sebesar tersebut di atas penggunaan mesin II mengeluarkan biaya yang lebih banyak dibanding penggunaan mesin I.

Kata Kunci : Analisis BEP, mesin gergaji, pengolahan kayu

  1. S1-FKT-1995-67152-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-1995-67152-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-1995-67152-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-1995-67152-title.pdf