Konsep Quantum Learning Bagi Siswa Sekolah Dasar Menurut Bobby Deporter Dalam Perspektif Epistemologi George Edward Moore
EKA SETYAWATI, Dr. Rizal Mustansyir
2019 | Tesis | MAGISTER FILSAFATQuantum Learning merupakan sebuah pendekatan dengan daya kreativitas dan akselerasi potensi yang sangat menakjubkan. Dengan waktu yang relatif singkat dan dengan teknik-teknik canggih, siswa dapat melakukan hal-hal yang tidak mungkin dilakukan oleh banyak orang. Quantum Learning terdapat tiga pilihan modalitas diantaranya: Visual, Auditorial, dan Kinestetik. Quantum Learning juga terdapat teknik-teknik canggih dalam meningkatkan kualitas belajar, diantaranya ada teknik mencatat, teknik menulis, teknik membaca dan teknik mengingat yang kesemuanya berhubungan langsung dengan pengalaman, fakta yang dialami dan diindrai secara langsung. Pengetahuan yang benar menurut Moore adalah manakala cerapan indera atau data indera memiliki hubungan yang saling berkesesuaian (correspond) dengan objek atau benda material. Moore menyatakan harus ada kesamaan antara ada penginderaan dan fakta yang dialami secara langsung. Penelitian ini bersifat kepustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode hermeneutika dengan unsur-unsur metodis: deskripsi, kesinambungan historis, heuristika dan refleksi kritis. Tahapan penelitian yang ditempuh; pengumpulan data sesuai dengan lingkup penelitian, mengelompokkan dan mengklasifikasi data dan analisis data, penyusunan draft hasil penelitian dan penyusunan laporan hasil penelitian. Hasil analisis penelitian ini diantaranya ada tiga, yaitu: belajar bedasarkan pengalaman, kepastian kebenaran dalam Quantum Learning, dan rehabilitasi Moore terhadap konsep Quantum Learning. Strategi yang digunakan dalam meningkatkan kualitas belajar diantaranya: Pilihan Modalitas, Teknik-teknik (Menulis, Mencatat, Membaca, Mengingat) dan AMBAK. Sumber pengetahuan dari Quantum Learning adalah pengalaman inderawi secara langsung, sebagaimana yang dipersyaratkan oleh Moore. Quantum Learning juga telah mencapai kepastian kebenaran menurut Moore karena di dalam Quantum Learning terdapat kesesuaian antara cerapan indera dengan objek, karena adanya kesamaan antara penginderaan dengan fakta yang dialami, dalam hal ini adalah Pilihan Modalitas. Dengan demikian Pilihan Modalitas telah mencapai kepastian kebenaran dalam Quantum Learning. Kata Kunci: Konsep Quantum Learning, visual, auditorial, kinestetik, epistemologi.
Quantum Learning is an approach with the power of creativity and accelerating potential that is very exciting. With a relatively short time and with advanced techniques, students can do things that are not possible for many people. Quantum Learning there are three choices of modalities including: Visual, Auditorial, and Kinesthetic. Quantum Learning also have advanced techniques to improve the quality of learning includes techniques for writing techniques, reading techniques, and remembering techniques, all of which are directly related to those experienced and directly sensed. True knowledge according to Moore is when sensory perceptions or sensory data have a correspond relationship with objects or material objects. Moore stated that there must be similarities between sensing and facts directly experienced. The research is literature. The method used in this study is a hermeneutic method, with methodical elements: description, historical continuity, heuristics and critical reflection. The stages of research that are taken in data collection in accordance with the scope of the research, classifying and classifying data and data analysis, drafting the results of research and preparing research reports. The results of this research analysis include three, namely: learning based on experience, certainty of truth in Quantum Learning, and Moore's rehabilitation of the concept of Quantum Learning. The strategies used in improving the quality of learning include: Choice of Modality, Techniques (Writing, Recording, Reading, Remembering) and AMBAK. The source of knowledge from Quantum Learning is direct sensory experience, as required by Moore. Quantum Learning has also achieved the certainty of truth according to Moore because in Quantum Learning there is a match between sensory perceptions and objects, because there are similarities between sensing and facts experienced, in this case the Choice of Modality. Thus the choice of modality has reached the certainty of truth in Quantum Learning. Keywords: Concepts Quantum Learning, visual, auditorial, kinesthetic, and epistemology.
Kata Kunci : Konsep Quantum Learning, Bobby Deporter, visual, auditorial, kinestetik, epistemologi, George Edward Moore