ESTIMASI KORELASI GENETIK ANTARA BOBOT BADAN, PANJANG SHANK DAN UKURAN PARUH DENGAN PRODUKSI TELUR PADA ITIK TURI
Patmi, Suji, Ir. Heru Sasongko M.P.
2004 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi genetik antara bobot badan, panjang shank dan ukuran paruh dengan produksi telur. Penelitian ini menggunakan 51 ekor itik betina yang dipelihara secara intensif selama 18 minggu dari perkawinan 10 ekor pejantan dan 20 ekor betina. Itik diberi pakan berupa konsentrat itik petelur dan bekatul (20:80). Data yang dikumpulkan meliputi bobot badan, panjang shank, ukuran paruh dan produksi telur. Nilai korelasi genetik diperoleh dengan menggunakan analisis variansi dan kovariansi untuk memperoleh estimasi komponen variansi dan kovariansi genetik. Nilai korelasi bobot badan umur 18 minggu dengan produksi telur berdasarkan komponen ragam pejantan sebesar 0,46, sedang korelasi bobot badan umur 24 minggu dengan produksi telur berdasarkan komponen ragam pejantan dan komponen ragam pejantan dan betina berturut-turut sebesar 0,44 dan 0,55. Nilai korelasi panjang shank umur 6 minggu dengan produksi telur berdasarkan komponen ragam pejantan dan betina sebesar 0,42, nilai korelasi lebar paruh umur 18 minggu dengan produksi telur berdasarkan komponen ragam betina sebesar 0,48 dan nilai korelasi yang tinggi terdapat pada lebar paruh umur 18 minggu dengan produksi telur sebesar 0,89 berdasarkan komponen ragam pejantan dan betina. (kata kunci :Itik Turi, bobot badan, panjang shank, ukuran paruh, produksi telur dan korelasi genetik)
The objectives of this study were to evaluate the genetic correlations of body weight, shank length and beak measurements with egg production of local female Turi duck. The materials consists of fivety-one daysold female ducklings breed from 10 males and 20 female local Turi duck. They were fed with concentrate and rice bran (20:80). Data on body weight, shank length, beak measurements and egg production were collected. Genetic correlations were estimated by variance and covariance analysis from full-sib families data. The result of genetic correlations between body weight and egg production at 18 weeks old based on male variance components were 0,46, genetic correlations between body weight and egg production at 24 weeks old based on male variance components and male and female variance components were 0,44 and 0,55. Resfectively genetic correlations of shank length and egg production at 6 weeks old based on male and female variance components were 0,42. Genetic correlations of beak measurements at 18 weeks old based on male variance components were 0,48. Genetic correlations estimation of 18 weeks old duck on beak measurements 0,89, based it variance male and female components it remarkably positive. (key word : Local Turi female duck, shank length, body weight, beak measurements, egg production and genetic correlation )
Kata Kunci : Itik Turi, bobot badan, panjang shank, ukuran paruh, produksi telur dan korelasi genetik