STUDI PEMBUKAAN WILAYAH HUTAN (Studi Kasus di HTI PT. MHP Unit IX Semangus Sumatera Selatan)
MUZAWIR, Ir. Haryanto, M.S.
2002 | Skripsi | S1 MANAJEMEN HUTANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik jaringan jalan, besarnya biaya pembukaan wilayah hutan (PWH) dengan jalan mobil, karakteristik jaringan jalan optimal dan biaya pembuatan/pemeliharaan jalan dan biaya penyaradan pada kerapatan jalan optimal. Penelitian dilakukan di HTI PT. Musi Hutan Persada (MHP) unit IX Semangus dengan luas areal 15.267,84 ha dan potensi tegakan 165,55 m3/ha. Karakteristik jaringan jalan dinyatakan dalam kerapatan jalan (RD), jarak antar jalan (RS), jarak sarad rata-rata teoritis (MSD0), jarak sarad rata-rata terpendek (MSDt), jarak sarad rata-rata lapangan (MSDl) dan tingkat pembukaan wilayah hutan (E %). Karakteristik jaringan jalan optimal dinyatakan dalam kerapatan jalan optimal (ORD) dan jarak antara jalan optimal (ORS). ORD dihitung mempertimbangkan biaya pembuatan jalan (RC), biaya penyaradan (C) dan potensi tegakan (q). Hasil penelitian diperoleh karakteristik jaringan jalan yaitu RD = 32,49 m/ha, RS = 307,78 m, MSD0 = 76,94 m, MSDt = 150,74 m, MSDl = 120,10 m dan E % = 51,28 % dengan kriteria tidak menguntungkan (jelek). Karakteristik jaringan jalan optimal yaitu ORD = 32,32 m/ha dan ORS = 309,40 m. ORD lebih kecil dari RD aktual, berarti jalan yang ada sudah optimal. Pada kerapatan jalan optimal, biaya pembuatan dan pemeliharaan jalan (RC) sebesar 5.539,41 per meter dan biaya penyaradan (ATC) sebesar Rp. 5.539,81 per meter.
The purposes of this research are to study the road network characteristic, the cost of forest opening up with forest road, optimum road network characteristic, road construction/maintenance cost and skidding cost at optimum road density. This research has been conducted at PT. Musi Hutan Persada (MHP) Semangus with total area of 15.267,84 ha and the harvestable volume to 165,55 m3/ha. The characreistic of road network using road density (RD), road spacing (RS), theoritical mean skidding distance (MSD0), the shortest mean skidding distance (MSDt), field mean skidding distance (MSDi), and percentage of forest opening up (E%). The characteristic of optimum road network using optimum road density (ORD) and optimum road spacing (ORS). Then optimum road density was calculated using road construction/maintenance cost (RC), skidding cost (C), and harvestable volume (q). The study results road network characteristic as mentioned as follows : RD = 32,49 m/ha, RS = 307,78 m, MSD0 = 76,94 m, MSDt = 150,74 m, MSDi = 120,10 m and E% = 51,28 %, which this belongs to not favourable criteria. ORD value = 32,32 m/ha, and ORS = 309,40 m. The actual RD value is higher than ORD, it’s mean that existing road is in optimum condition. From calculation of Optimum Road Density was obtanined value of road construction/maintenance cost (RC) = 5.539,41 and average transportation cost (ATC) = 5.539,81.
Kata Kunci : pembukaan wilayah hutan, kerapatan jalan optimal, sumatera selatan