Laporkan Masalah

PROSES TRANSFORMASI SPASIAL PADA HOME BASED ENTERPRISES DI KAMPUNG KARANGASEM, DEPOK, SLEMAN

LULUK RANI PUSPITA, Dr. Ir. Dwita Hadi Rahmi, MA.

2018 | Tesis | MAGISTER ARSITEKTUR

Predikat Yogyakarta sebagai kota pelajar salah satunya didasarkan pada pesatnya perkembangan fasilitas pendidikan terutama perguruan tinggi. Banyaknya perguruan tinggi berbanding lurus dengan jumlah mahasiswa terutama mahasiswa dari luar daerah. Hal ini berdampak pada munculnya fasilitas-fasilitas untuk mahasiswa yang diwadahi oleh kampung-kampung yang berada di sekitar perguruan tinggi, salah satunya Kampung Karangasem, Depok, Sleman. Peluang ini ditangkap oleh warga untuk memanfaatkan area huniannya untuk membuka usaha seperti rumah pondokan, warung makan , laundry , "warmindo", fotocopy, dan warung kelontong. Fenomena tersebut memunculkan konsep Home Based Enterprises (HBE) yaitu rumah tinggal sebagai wadah kegiatan usaha dimana didalamnya terjadi perubahan ruang-ruang hunian untuk dijadikan ruang usaha guna menambah nilai manfaat lahan dan memberikan hasil tambahan bagi masyarakat. Berpijak dari hal tersebut, maka penelitian ini penting dan perlu dilakukan dengan tujuan untuk : (1)menemukan proses transformasi spasial pada home based enterprises di Kampung Karangasem, dan (2) menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi proses transformasi pada home based enterprises di Kampung Karangasem. Penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif kualitatif dengan metode studi kasus dengan strategi pertanyaan "bagaimana"dan "mengapa". Adapun analisis terjadinya proses transformasi pada masing-masing kasus dilakukan secara diakronik dengan menggali sejarah pada tiap tahap perubahan. Area penelitian mencakup RT 5-8 di wilayah Kampung Karangasem, Depok, Sleman. Sampel penelitian sejumlah 19 kasus ditentukan secara purpossive sampling. Unit analisis dalam penelitian ini adalah ruang-ruang pada HBE. Hasil studi yang didapatkan adalah transformasi spasial pada HBE dilakukan dengan cara merubah ruang ke arah vertikal dan horizontal. Transformasi ruang vertikal terdiri dari perluasan ruang vertikal (vertical extending of space) sedangkan transformasi ruang horizontal terdiri dari perluasan ruang horizontal (horizontal extending of space), pembagian ruang horizontal (horizontal sharing of space), pergantian ruang horizontal (horizontal shifting of space) , dan pemampatan ruang (squishing of space). Masing-masing transformasi spasial tersebut di pengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya yaitu relasi sosial, perkembangan ukuran rumahtangga , keahlian/ketrampilan, status kepemilikan rumah, kepemilikan modal, ketersediaan lahan, ekonomi, sistem pewarisan, tren usaha , pembangunan kampus, dan pembangunan selokan mataram.

One of the predicate of Yogyakarta as a student city is based on the rapid development of educational facilities, especially university. The number of universities is directly proportional to the number of students, especially students from outside. This has an impact on the emergence of facilities for students accommodated by villages around universities, one of them is Kampung Karangasem, Depok, Sleman. Karangasem people get chance to make their residential area for businesses such as boarding house, food stall, laundry, "warmindo", photocopy, and grocery stall. This phenomenon gave the concept of Home Based Enterprises (HBE), that is a residential which a change of space into business space to make it become benefit space and also give an income for people.Therefore, this research is important to do. There are some objective of it, consist of : (1) find spatial transformation process of "home based enterprises" at Kampung Karangasem, and (2) find factors that influence the transformation process of "home based enterprises" at Kampung Karangasem. This study uses a qualitative deductive approach with a case study method with a question strategy "how" and "why". The analysis of the transformation process in each case is done diachronically by exploring history at each part of change. The research area consist of RT 5-8 at Kampung Karangasem, Depok, Sleman. The sample of this study are 19 cases was determined by purposive sampling. The unit of analysis in this study is the spaces at HBE. The study results obtained are spatial transformations in HBE carried out by changing the space in a vertical and horizontal direction. The transformation of vertical space consists of an expansion of vertical space while horizontal space transformation consists of horizontal extending of space, horizontal sharing of space, horizontal shifting of space, and squishing of space. Each of these spatial transformations is influenced by various factors including social relations, development of household size, skills, home ownership status, capital ownership, land availability, economy, inheritance system, business trends, campus development, and construction of "Selokan Mataram".

Kata Kunci : proses, transformasi, spasial, home based enterprises/process, transformation, spatial, home based enterprises

  1. S2-2018-404536-abstract.pdf  
  2. S2-2018-404536-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-404536-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-404536-title.pdf