Struktur Utang: Pengujian Teori Signalling dan Contracting Cost
ANISAH NUR IMANI, Suad Husnan, Drs., M.B.A., Ph.D.
2019 | Tesis | Magister ManajemenKetika menjalankan sebuah perusahaan, manajer harus dapat mengambil keputusan pendanaan dengan teliti, salah satunya yaitu dengan menentukan sumber dana yang akan dipilih. Penentuan sumber dana tersebut merupakan hal yang penting karena terdapat konsekuensi financial yang berbeda-beda pada masing-masing pilihan sumber dana. Pilihan sumber dana tersebut dapat berasal dari dalam dan luar perusahaan. Sumber dana yang berasal dari dalam perusahaan dapat meliputi laba yang tidak dibagikan (laba ditahan), sedangkan sumber dana dari luar diperoleh dari investor dan kreditor. Bila perusahaan sudah memilih sumber pendanaan didasarkan dari utang, maka penting untuk mempertimbangkan akan mengambil utang jangka pendek atau utang jangka panjang karena keputusan mengenai pemilihan struktur jatuh tempo utang (debt maturity) merupakan salah satu dari berbagai pilihan pendanaan yang juga penting untuk dilakukan oleh perusahaan secara simultan (bersamaan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur utang yang digunakan perusahaan dengan menggunakan teori signalling dan contracting cost. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh perusahaan non keuangan yang terdaftar di BEI dari tahun 2014 hingga 2017, kemudian terpilih sampel dalam penelitian ini berjumlah 1.232 observasi yang sebelumnya telah memenuhi kritetia purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari empat variabel independen yang mewakili teori signalling, terdapat dua variabel yang berpengaruh signifikan yaitu leverage dan liquidity berpengaruh signifikan terhadap struktur jatuh tempo utang. Sementara dua variabel lain yaitu firm level volatility dan firm quality tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur jatuh tempo utang. Kemudian untuk dua variabel independen lain yang mewakili teori contracting cost, yaitu growth opportunity dan firm size memiliki pengaruh yang signifikan terhadap struktur jatuh tempo utang. Namun, growth opportunity memiliki arah yang berlawanan dengan hipotesis yang ada dalam penelitian ini.
When operating a company, managers must be able to take decisions carefully, which one of the decision is to choose the right funding. Determination of these funds is important because there are different finances in each choice of funding sources. The choice of funding sources can come from within and outside the company. Sources of funds originating from within the company that have no funds and sources of funding from outside and investors. If the funding from outside company has chosen to use, it will be very important to determine the short or long term for the debt maturity decision (debt maturity), cause that is one of the various choices that can also be done by the simultaneous company (simultaneously). This study aims to analyze the debt structure that used of the companies with using signalling and contracting cost theory. The population is from all companies that listed on the IDX from 2014 to 2017, then took samples in this study 1.232 observation with criteria have been chosen by purposive sampling. The results of this study indicate that from four existing variables that related to signalling theory, there are two independent variables, leverage and liquidity that are significant to the debt maturity structure. Meanwhile other variables, the firm level volatility and firm qualiti do not have a significant effect on the debt maturity structure. Then for two other independent variables related to contracting cost, growth oppoetunities and firm size that have a significant effect on the debt maturity structure. However, growth opportunities have opposite directions to the hypotheses in this study.
Kata Kunci : Debt Maturity Structure, Long-Term Debt, Short-Term Debt, Leverage, Liquidity, Firm Level Volatility, Firm Quality, Growth Opportunities, and Firm Size.