PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN TINGKAT STRES KERJA TERHADAP INTENSI KELUAR KARYAWAN STUDI DI HOTEL GOLDEN TULIP ESSENTIAL BELITUNG
TIA RIZKI RAMADHANI, Sari Sitalaksmi, M.Mgt., Ph.D.,
2019 | Tesis | Magister ManajemenPerputaran karyawan menjadi masalah yang saat ini banyak dihadapi dunia bisnis yang berdampak pada kerugian perusahaan. Tugas utama perusahaan terkait dengan SDM adalah bagaimana mempertahankan karyawan yang berkompeten dalam perusahaannya. Hal ini juga dirasakan oleh Hotel Golden Tulip Essential Belitung. Berada dalam lokasi pariwisata, membuat perusahaan tidak hanya bersaing dalam menarik pengunjung, tapi juga mempertahankan karyawan agar tidak pindah ke perusahaan perhotelan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan stres kerja terhadap intensi keluar di Hotel Golden Tulip Essential Belitung. Sebagai perusahan perhotelan yang dituntut untuk memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Intensi keluar menggunakan instrumen kuesioner yang diadopsi dari Mobley et al. (1979). Kepuasan kerja menggunakan instrumen kuesioner Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ) oleh Weiss et al. (1967). Stres kerja menggunakan instrumen kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) oleh Cohen et al. (1983). Penelitian ini menggunakan metoda sensus (total sampling). Responden penelitian ini adalah seluruh karyawan Hotel Golden Tulip Essential Belitung dengan jumlah 61 responden. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi liner berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa hipotesis 1 didukung, yaitu kepuasan kerja berpengaruh negatif (Beta=-0,378) dan signifikan (0,021 kurang dari sama dengan 0,05) terhadap intensi keluar. Hipotesis 2 didukung, yaitu stres kerja berpengaruh positif (Beta=0,339) dan signifikan (0,037 kurang dari sama dengan 0,05) terhadap intensi keluar.
Turnover is a problem that is frequently encountered by businesses that have an impact on corporate losses. In regard to human resources, a company has a primary task that is to maintain competent employees in the company. This also occurs in Golden Tulip Essential Hotel Belitung. Located in a tourism site, the company competes not only in attracting visitors, but also maintains its employees from moving to other hospitality companies. This research aims to examine and analyze the effect of job satisfaction and job stress on turnover intentions in Golden Tulip Essential Hotel of Belitung. Data were collected using questionnaires. The data of turnover intention were collected using a questionnaire adopted from Mobley et al. (1979), job satisfaction using Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ) questionnaire by Weiss et al. (1967), Job stress uses Perceived Stress Scale (PSS) questionnaire by Cohen et al. (1983). This research employed a census method (total sampling). Respondents of this research were all employees of Golden Tulip Essential Hotel of Belitung, numbering 61 respondents. Hypotheses were tested using multiple linear regression analysis. The results of the analysis indicated that hypothesis 1 was supported, that job satisfaction had a negative effect (Beta = -0,378) and was significant (0.021 less than equal to 0.05) on the turnover intention. Hypothesis 2 was supported, that job stress had a positive effect (Beta = 0.339) and was significant (0.037 less than equal to 0.05) on the turnover intention.
Kata Kunci : Kepuasan kerja, stres kerja, intensi keluar, karakteristik karyawan perhotelan, Hotel Golden Tulip Essential Belitung