Laporkan Masalah

PENENTUAN DAUR FINANSIAL KELAS PERUSAHAAN Pinus merkusii Jungh et de Vriese SEBAGAI PENGHASIL GETAH DAN KAYU PERKAKAS (Studi Kasus Bagian Hutan Majenang KPH Banyumas Barat Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah)

Ahmad Gadang Pamungkas, Sofyan P. Warsito

1996 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

jak lahirnya ide tentang Hutan Tanaman Industri pada tahun 50-an, Pinus merkusii Jungh et de Vriese meru pakan salah satu jenis tanaman yang mendapatkan banyak perhatian. Hal ini karena sifat kayunya yang baik untuk berbagai keperluan, serta getahnya yang bernilai komer sial. Mengingat nilai komersial getah Pinus yang cukup tinggi, maka sudah sewajarnya bila produk getah ikut diperhitungkan di dalam mekanisme penentuan daur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daur Kelas Perusahaan Pinus merkusii Jungh et de Vriese penghasil getah dan kayu perkakas yang dapat memberikan keuntungan finansial paling besar. Disamping itu juga untuk mengeta ¬ hui prosentase keuntungan yang diberikan oleh masing masing produk. Hal ini demi tercapainya sistem pengusahaan hutan yang lebih terpadu. Penelitian ini dilakukakan di Bagian Hutan Majenang KPH Banyumas Barat Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah. Data Penelitian ini didapatkan dari laporan-laporan dan data-data di lapangan di lingkungan Perhutani. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa keuntungan finansial maksimal yang didapatkan pada Hutan Tanaman Pinus di Bagian Hutan Majenang KPH Banyumas Barat dicapai pada umur 20 tahun. Pada umur ini nilai NPV sebesar Rp 513.653,-/Ha, B/CR sebesar 1,42, dan IRR sebesar 11,12%. Pada analisis sensitivitas sebesar 75% dari total pendapa tan semula, umur optimal itu ternyata tidak berubah. Pada tingkat pendapatan sebesar 75% dari pendapatan semula tersebut nilai NPV sebesar Rp 116.165,-/Ha, B/CR sebesar 1,09, dan IRR 10,12%.

Kata Kunci : Daur finansial, kayu perkakas, Pinus merkusii Jungh et de Vriese

  1. S1-1996-71514-abstract.pdf  
  2. S1-1996-71514-bibliography.pdf  
  3. S1-1996-71514-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1996-71514-title.pdf