Rencana Pengembangan Usaha Layanan Teknis Penanganan Pesawat Udara Di Darat PT Pratitha Titian Nusantara Di Bandara Kertajati
Nova A Maharani, Bernardinus Maria Purwanto, Dr., M.B.A.,
2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Bertambahnya rute rute penerbangan perintis berdampak pada peningkatan industri penerbangan di Indonesia yang diikuti juga dengan berkembangnya industri bisnis pendukungnya seperti bandar udara dan pelayanan teknis penanganan pesawat udara di darat (untuk selanjutnya dapat disebut sebagai ground handling dan disingkat menjadi LTPPU). Salah satu bandar udara yang baru saja dibangun oleh pemerintah saat ini adalah Bandara Kertjati. Bandara Kertjati diharapkan dapat memberikan aksesibilitas terhadap industri yang tumbuh pesat di wiliyah Jawa Barat khususnya di Bekasi, Cikarang, Karawang, Cikampek hingga Patimban yang menjadi pusat perhatian nasinoal maupun internasional. Pembangunan Bandara Kertjati menjadi sebuah peluang bisnis bagi PT Pratitha Titian Nusantara yang berdiri sejak tahun 1987. PT Pratitha Titian Nusantara dengan semua potensi sumber daya dan pengalaman yang dimiliki, melihat peluang ini dengan melakukan suatu rencana pengembangan usaha layanan teknis penanganan pesawat udara di Bandara Kertajati. Pengembangan bisnis dilakukan dengan melakukan relokasi terhadap beberapa sumber daya yang telah dimiliki saat ini, dan juga adanya sebagian penambahan investasi baru. Untuk itulah penulis melakukan kajian kelaikan terhadap pengembagan usaha ini dengan melihat dari berbagai unsur dan teori yang digunakan, seperti: Five Forces Porter, Kanvas Model Bisnis, dan Peta Empati, denga harapan dapat memberikan saran dan masukan bagi perusahaan, para investor dan pelaku bisnis dalam industri ground handling.
The increase of flight routes has resulted in increasing of aviation industry in Indonesia which followed by the development of its supporting business industries such as airports and technical services for handling aircraft on land (henceforth it can be called ground handling and abbreviated as LTPPU). One of the airports which recently built by the government is Kertjati Airport. Kertjati Airport is expected to provide accessibility to the industry that is growing rapidly in West Java area, especially in Bekasi, Cikarang, Karawang, Cikampek to Patimban. The construction of Kertjati Airport became a business opportunity for PT Pratitha Titian Nusantara which was established in 1987. PT Pratitha Titian Nusantara with all its potential resources and experience, saw this opportunity by carrying out a plan to develop a technical service business handling aircraft at Kertajati Airport. Business development is carried out by relocating some of the resources that are currently owned, and also the addition of some new investments. For this reason, the authors conducted a feasibility study on the development of this business by looking at the various elements and theories used, such as: Five Forces Porter, Business Model Canvas, and Empathy Map, with the hope of providing advice and input for companies, investors and business people in ground handling industry.
Kata Kunci : Penerbangan, jasa layanan teknis pesawat udara di darat, Five Forces Porter, Kanvas Model Bisnis, Peta Empati.