HUBUNGAN HANDOVER PERAWAT DENGAN KEJADIAN NYARIS CIDERA (KNC) DI RUANG RAWAT INAP RSUD LUKAS HILISIMAETANO KABUPATEN NIAS SELATAN
ERNA OKTAVIANI H, Christantie Effendy, Dr., S.Kp., M.Kes.; Heny Suseani Pangastuti, Dr., S.Kp., M.Kes
2019 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKATLatar belakang: Kejadian Nyaris Cedera (KNC) terjadi sebanyak tujuh sampai seratus kali dibandingkan dengan kejadian tidak diinginkan di rumah sakit. Oleh sebab itu, pelayanan kesehatan berkualitas perlu menjadi perhatian utama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang tentunya ditunjang dengan pelayanan keperawatan yang berkualitas, karena peran dan tanggung jawab perawat begitu penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Pemberian asuhan keperawatan merupakan kebutuhan dasar yang diperlukan oleh setiap pasien rawat inap, salah satunya prosedur handover yang merupakan kegiatan sehari-hari dan harus dilakukan oleh perawat. Pelaksanaan handover pasien merupakan tindakan keperawatan yang secara langsung akan berdampak pada perawatan pasien, selain itu juga serah terima pasien dibangun sebagai sarana untuk menyampaikan tanggung jawab serta penyerahan legalitas yang berkaitan dengan pelayanan keperawatan pada pasien. Tujuan: Secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara handover dengan kejadian nyaris cidera (KNC) di ruang rawat inap RSUD Lukas Hilisimaetano, Nias Selatan. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain observasional menggunakan rancangan cross sectional pada 30 orang perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Lukas Nias Selatan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi sebagai alat pengumpulan data dan dianalisa dengan menggunakan metode correlation. Hasil: Pelaksanaan Handover menunjukkan bahwa handover buruk 19 (63,3%) dengan KNC berat (56,7%). Dari hasil uji correlation didapatkan p-value = 0,002 < p-value 0,05 Ada hubungan handover dengan kejadian nyaris cedera (KNC) di Ruang Rawat Inap RSUD Lukas Hilisimaetano Kab Nias Selatan. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara handover perawat dengan Kejadian Nyaris Cedera di Ruang Rawat Inap RSUD Lukas Hilisimaetano, Nias Selatan.
Background: Near Misses occurs seven to hundred times compared to adverse events in the hospital. Therefore, quality health services need to be a major concern in providing health services which are of course supported by quality nursing services, because the roles and responsibilities of nurses are so important in administering health services. Provision of nursing care is a basic need that is needed by each inpatient, one of them is a handover procedure which is a daily activity and must be conducted by the nurses. The implementation of the patient Handover is an act of nursing that will directly have an impact on patient care, besides that the handover of patients is built as a means to transfer the responsibility and legality related to nursing care of the patients Objective: In general, the purpose of this study was to determine the relationship between handover and near misses in the inpatient ward of Lukas Hilisimaetano Hospital, South Nias. Method: This study was a quantitative study with an observational design using a cross sectional design on 30 nurses in inpatient ward of Lukas Nias Selatan Hospital. The data collected by using the observation sheet and were analyzed using the correlation method. Results: The implementation showed that the handover practive was poor 19 (63.3%) with serious near misses (56.7%). The correlation test results obtained p- value 0.002 < p-value 0.05. There was a siginificant relationship beetwen handover with near misses in the Inpatient ward of Lukas Hilisimaetano Hospital, South Nias District. Conclusion: There is a significant relationship between nurses handover and near misses in the inpatient ward of Lukas Hilisimaetano Hospital, South Nias district.
Kata Kunci : Handover Perawat, Kejadian Nyaris Cedera (KNC), nurse handover, near misses.