Laporkan Masalah

Pemanfaatan Pekarangan Untuk Usahatani dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Keluarga di Kota Yogyakarta

DEFIRA SUCI GUSFARINA, Prof. Dr. Ir. Irham. M.sc.

2019 | Tesis | MAGISTER EKONOMI PERTANIAN

Pertanian perkotaan terus berkembang dalam kaitannya dengan masalah lingkungan, ekonomi, kesehatan dan sosial, termasuk di Kota Yogyakarta. Masyarakat Kota Yogyakarta memanfaatkan pekarangan untuk bertanam sayur dan buah. Kondisi ekonomi, sosial, budaya dan psikologi masing-masing rumah tangga berbeda-beda untuk dapat menerapkan suatu inovasi. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mengidentifikasi motivasi masyarakat dalam pemanfaatkan pekarangan untuk usahatani di perkotaan. 2) Mengetahui perilaku masyarakat dalam usahatani di pekarangan perkotaan. 3) Mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi motivasi masyarakat dalam pemanfaatan pekarangan untuk usahatani di perkotaan. 4) Mengetahui motivasi apa yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam pemanfaatan pekarangan untuk usahatani di perkotaan. 5) Mengetahui kontribusi usahatani di pekarangan terhadap pendapatan keluarga di perkotaan. 6) Mengetahui keberlanjutan usahatani pekarangan di perkotaan. Penelitian dilakukan di Kota Yogyakarta, penentuan lokasi dan sampel responden dilakukan dengan teknik purposive, didapat 113 responden dari 7 kelurahan di Kota Yogyakarta. Skala likert digunakan untuk mengidentifikasi motivasi, perilaku masyarakat dan keberlanjutan pemanfaatan pekarangan untuk usahatani. Regresi linier berganda digunakan untuk melihat pengaruh karakteristik responden terhadap motivasi dan motivasi terhadap perilaku. Hasil penelitian menunjukkan: motivasi masyarakat dalam pemanfaatan pekarangan untuk pertanian di Kota Yogyakarta tinggi secara berturut-turut yaitu motivasi kesehatan, motivasi lingkungan, motivasi sosial/kemasyarakatan dan motivasi ekonomi. Perilaku masyarakat di Kota Yogyakarta dalam usahatani sayur dan buah di pekarangan tergolong aktif. Dari hasil analisi regresi faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi adalah status dalam kelompok tani, umur responden, tingkat pendidikan dan pengalaman dalam berusahatani di pekarangan dan motivasi berusahatani di pekarangan mempengaruhi perilaku budidaya di pekarangan. Kontribusi usahatani pekarangan di Kota Yogyakarta sangat kecil yaitu sebesar 0,81%. Tingkat keberlanjutan pertanian di Kota Yogyakarta dilihat dari dimensi ekologi, ekonomi dan sosial termasuk dalam kategori baik/sangat berkelanjutan.

Urban agriculture continues to grow in relation to environmental, economic, health and social issues, including in the city of Yogyakarta. The people of Yogyakarta City use the yard to grow vegetables and fruit. The economic, social, cultural and psychological conditions of each household are different in order to be able to implement an innovation. The objectives of this study are: 1) Identifying people's motivation in utilizing the yard for farming in urban areas. 2) to know people's behavior in farming in urban yards. 3) to know factors influence people's motivation in using the yard for farming in urban areas. 4) to know the motivations affect people's behavior in the use of the yard for farming in urban areas. 5) to know the contribution of farming in the yard to family income in the city. 6) to know the sustainability of yard farming in urban areas. The study was conducted in the city of Yogyakarta, determining the location and sample of respondents carried out by purposive technique, obtained 113 respondents from 7 urban villages in the city of Yogyakarta. Likert scale is used to identify motivation, community behavior and the sustainability of land use for farming. Multiple linear regression is used to see the effect of respondent characteristics on motivation and motivation towards behavior. The results showed: the motivation of the community in the utilization of the yard for agriculture in the city of Yogyakarta was in a row, namely health motivation, environmental motivation, social / community motivation and economic motivation. Community behavior in the city of Yogyakarta in farming vegetables and fruit in the yard is classified as active. From the results of regression analysis the factors that influence motivation are status in farmer groups, age of respondents, level of education and experience in farming in the yard and motivation in farming in the yard affect the behavior of cultivation in the yard. The contribution of yard farming in the city of Yogyakarta is very small at 0.81%. The level of agricultural sustainability in the city of Yogyakarta in terms of ecological, economic and social dimensions is included in the good / very sustainable category.

Kata Kunci : Keywords: Motivation, behavior, household income, yard, urban agriculture

  1. S2-2019-403793-abstract.pdf  
  2. S2-2019-403793-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-403793-title.pdf  
  4. S2-2019-493793-tableofcontent.pdf