Laporkan Masalah

Hubungan antara Psychological Capital dan Perceived Organizational Support terhadap Komitmen Organisasi Afektif pada Generasi Y

SARAH AULIA AZZAHRAH, Fathul Himam, Drs.,M.Psi.,M.A.,Ph.D., Psikolog

2019 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Penelitian ini bertujuan untuk mengentahui hubungan antara psychological capital dan perceived organizational support terhadap komitmen afektif pada generasi Y. Subjek penelitian ini adalah 103 karyawan yang berusia 18-38 tahun yang bekerja di dua perusahaan e-commerce, yaitu Blibli dan Hijup. Penelitian ini menggunakan skala psychological capital, perceived organizational support, dan komitmen organisasi. Skala psychological capital yang digunakan dikembangkan oleh Luthans (2007) dengan empat aspek, yaitu resilensi, self efficacy, optimisme, dan harapan. Skala perceived organizational support merupakan pengembangan dari skala Eisbenger (1998) versi singkat. Sedangkan skala komitmen afektif yang diadaptasi dari Allen & Meyer (1990) dan telah divalidasi oleh Fatmawati (2012). Berdasarkan hasil analisis psychological capital dan perceived organizational support memiliki hubungan dengan komitmen organisasi afektif sebesar 53,2% (F = 56,952; R2 = 0,532; p < 0,05) dengan sumbangan efektif psychological capital sebesar 17,8% dan perceived organizational support sebesar 35,4% . Analisis tambahan menggunakan t test menunjukkan adanya perbedaan komitmen organisasi afektif pada karyawan berdasarkan kelompok usia (F=3,360, p<0,05).

This study research aimed to determine the relationship between psychological capital and perceived organizational support toward affective organizational commitment on generation Y. The subjects of this study were 103 employees aged 18-38 years who worked in two e-commerce companies, namely Blibli and Hijup. This study used psychological capital, perceived organizational support, and organizational commitment scale. The psychological capital scale was developed by Luthans (2007) with four aspects, resilience, self efficacy, optimism, and hope. Perceived organizational support scale was the development of a short version of the Eisbenger (1998). While the scale of affective commitment adapted from Allen & Meyer (1990) and has been validated by Fatmawati (2012). Based on the results of analysis psychological capital and perceived organizational support have a relationship with affective organizational commitment for 53,2% contribution (F = 56,952; R2 = 0,532; p < 0,05) with a contribution of psychological capital 17,8% and perceived organizational support 35,4%. Additional analysis using t-test showed different affective organizational commitment based on age group (F = 3.360, p <0.05).

Kata Kunci : Psychological capital, perceived organizational support, komitmen organisasi afektif, generasi Y

  1. S1-2019-383695-abstract.pdf  
  2. S1-2019-383695-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-383695-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-383695-title.pdf