Laporkan Masalah

PENGARUH Chlorella sp. TERHADAP PERUBAHAN MASSA VISCERAL DAN KANDUNGAN PROKSIMAT EMPAT JENIS KERANG

CLARA DHISA S R, Drs. Trijoko, M. Si.

2019 | Skripsi | S1 BIOLOGI

Kerang merupakan sumber protein hewani yang digemari masyarakat sehingga menjadikannya komoditas perikanan dan kelautan yang penting. Hal ini disebebkan rasa yang enak dan kandungan nutrien berupa protein hewani yang tinggi. Kerang batik (Paphia undulata), kerang kemiri (Peryglipta reticulata), kerang tahu (Meretrix meretrix), dan kerang madu (Codakia tigerina) merupakan kerang konsumsi berasal dari pantai utara Jawa. Dalam upaya perbaikan kualitas kerang, Chlorella sp. ditambahkan sebagai pakan utama kerang karena kandungan nutriennya. Kerang dipelihara selama 15 hari dalam keranjang bak pemeliharaan dengan substrat pasir halus dan diukur nilai salinitas dan temperatur air. Parameter perbaikan kualitas kerang menggunakan perubahan warna pada massa visceral dan perubahan kandungan proksimat (kadar air, protein, lemak, karbohidrat, dan abu). Dari penelitian ini menunjukan terjadinya perubahan warna pada massa visceral kerang dan kandungan proksimat. Perubahan warna pada massa visceral terjadi pada bagian keseluruhan massa visceral dan insang, sementara perubahan kadar proksimat ditunjukan dengan adanya peningkatan pada kadar protein dan kadar air dan penurunan pada kadar abu dan kadar karbohidrat di semua spesies kerang, sementara pada kadar lemak peningkatan hanya pada kerang batik dan madu. Kerang madu memiliki peningkatan proksimat terbaik dimana kadar air menjadi 71,43 ± 0,03 %, kadar protein menjadi 16,55 ± 0,02 %, kadar lemak menjadi 1,35 ± 0,04 %, kadar karbohidrat menjadi 2,59 ± 0,03 %, dan kadar abu menjadi 8,09 ± 0,04 %. Penelitian ini menunjukan bahwa Chlorella memiliki pengaruh positif paling baik terhadap kerang madu, ditunjukan dengan tingginya peningkatan kadar proksimat dan perubahan insang menjadi lebih bersih.

Shellfish contains animal protein that’s popular in Indonesian, making it as an important fisheries and marine commodity. It caused by the good taste and high nutrient content in it. Paphia undulata or Kerang Batik, Peryglipta reticulata or Kerang Kemiri, Meretrix meretrix or Kerang Tahu, and Codakia tigerina or Kerang Madu, are consumption shells from northern coast of Java. To improve the quality of shellfish, Chlorella added as shellfish food preferences. It supported by the high nutrient content in Chlorella sp. Shellfish kept for 15 days in a basket with a sand substrate and drainage from sea. Therefore, the water quality had been controlled for the changed of salinity and water temperature. Parameters used to see the improvement shellfish quality is the color changes on visceral mass and the changes of proximate content (moisture, protein, fat, carbohydrate and ash). This study proves the color changes on visceral mass and proximate content. The color change occurs on the visceral mass and the gills. The changes of viscerall mass occurs on kerang batik from white greyish to yellow while the more clearly gills occurs on kerang madu and kemiri. Meanwhile, the change of proximate shown by the increasing of protein and moisture on all the spesies while on the otherside the decreasing of carbohydrate and ash, but the increasing of fat only occurs on kerang batik and kerang madu. The higher proximate changes occur on kerang madu, where the ammount of moisture at 71,43 ± 0,03 %, the protein at 16,55 ± 0,02 %, the fat at 1,35 ± 0,04 %, the carbohydrate at 2,9 ± 0,03 %, and the ash at 8,09 ± 0,04 %. The conclusion of this research are kerang madu has the higher positive influences by addition of Chlorella, shown by the increasing of proximate contents and the clearly of gills

Kata Kunci : Penambahan Chlorella sp., Perubahan Massa Visceral, Kandungan Proksimat, Kerang

  1. S1-2019-368342-abstract.pdf  
  2. S1-2019-368342-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-368342-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-368342-title.pdf