Evaluasi Saluran Distribusi pada PT. Samuda Surya Perdana Kabupaten Kotawaringin Barat
M ASKA BAHARSYAH M, Drs. Moh. Halimi, MM.
2018 | Tugas Akhir | D3 MANAJEMENEvaluasi ini dilakukan di Kabupaten Kotawaringin Barat pada PT. Samuda Surya Perdana sebagai penilaian atas kinerja PT. Samuda Surya Perdana. Tujuan Evaluasi ini adalah untuk mempelajari dan memahami bagaimana saluran distribusi yang diterapkan, menemukan masalah di dalamnya, lalu menemukan solusinya. Metode dari evaluasi ini adalah dengan merumuskan saluran distribusi yang diterapkan, mencari tahu tolak ukur dari kegiatan distribusi, membandingkan dengan realitas, lalu menemukan masalah, dan menemukan solusi yang dilakukan. Tingkatan saluran distribusi yang digunakan adalah saluran distribusi dua tingkat. Strategi distribusi yang digunakan dalam saluran distribusi adalah strategi distribusi selektif. Desain jaringan distribusi yang diterapkan adalah Distributor Storage with Carrier Delivery. Pelaksanaan saluran distribusi di PT. Samuda Surya Perdana sudah sangat baik menurut Permendag No. 15/M-DAG/PER/4/2013. Masalah yang muncul adalah; masih ada didapati pupuk yang rusak karena digancu; sering tidak ditebusnya pupuk oleh pengecer; kebanyakan petani di wilayah kerja PT. Samuda Surya Perdana terlalu terfokus pada pupuk NPK saja; dan demplot swadaya adalah hal yang paling jarang dilakukan. Solusi yang telah dilakukan adalah; saat terjadinya kerusakan barang ketika sudah sampai di gudang pengecer maka yang harus bertanggungjawab adalah driver; PT. Samuda Surya Perdana menghubungi PPL atau ketua kelompok tani agar penyaluran dapat dilakukan langsung oleh distributor; PT. Samuda Surya Perdana memberikan sosialisasi yang dilakukan tiap triwulan kepada kelompok tani; PT. Samuda Surya Perdana bekerjasama dengan pemerintah untuk memberikan pupuk selain NPK secara gratis; dan PT. Samuda Surya Perdana melakukan pengajuan untuk bantuan penuh terhadap demplot swadaya.
The Evaluation was held at Kotawaringin Barat district for PT. Samuda Surya Perdana as a measurement of PT. Samuda Surya Perdana’s performance. The purpose of the evaluation was for learning and understanding about how was the applied distribution channel, finding the problem inside, and finding the solution. The method of the evaluation was formulating the applied distribution channel, finding out the standard, comparing the outcome with the standard, then finding the problem inside, and finding the solution that had been done. The applied distribution channel level was two-level distribution channel. The used distribution strategy was selective distribution strategy. The applied distribution network channel was Distributor Storage with Carrier Delivery. The distribution channel implementation in PT. Samuda Surya Perdana was great refered to Minister of Trade’s Regulation No. 15/M- DAG/PER/4/2013. The problem appeared were; there was still broken fertilizer because of stabbing; the retailer seldomly ordered out the fertilizer monthly; many farmer in the PT. Samuda Surya Perdana’s work region was focus to NPK fertilizer only; and demonstration plot was the seldomest think done. The solution had been done by PT. Samuda Surya Perdana were; if there were a damaged fertilizer when the fertilizer already arrived at the retailer’s warehouse, then the one who had to take responsibility was the driver; PT. Samuda Surya Perdana contacted the PPL ot the farm group leader if the distribution could be facilitated by the distributor directly; PT. Samuda Surya Perdana gave a socialization to the farmer every three month; PT. Samuda Surya Perdana cooperated with the government to give the fertilizer except the NPK freely; and PT. Samuda Surya Perdana did a full help submission for the demonstration-plot.
Kata Kunci : Saluran Distribusi, Pupuk Bersubsidi, Permendag No. 15 tahun 2013, Distribution Channel, Subsidized Fertilizer, Minister of Trade's Regulation No. 15 Year 2013