Laporkan Masalah

PENGARUH BAHAN PENYAMAK FORMALIN DAN SYNTAN SECARA BERTINGKAT TERHADAP KUALITAS KULIT IKAN NILA TERSAMAK

NURMUTIAH, nile tilapia fish, formalin, syntan, physical quality leather

2019 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan penyamak syntan dan formalin yang digunakan secara bertingkat terhadap kualitas kulit ikan nila tersamak. Penelitian ini menggunakan 12 lembar kulit ikan nila yang dibagi ke dalam 4 perlakuan.perlakuan A ( formalin 6% dan syntan 8%), perlakuan B (formalin 6% dan syntan 6%), perlakuan C (formalin 4% dan syntan 6%), perlakuan D (formalin 4% dan syntan 8%). Parameter pengamatan kulit ikan nila tersamak meliputi uji kekuatan tarik kulit, kemuluran kulit dan suhu kerut. Analisis statistic yang digunakan yaitu analisis variansi rancangan acak lengkap pola searah dan apabila menunjukan perbedaan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) α = 0,05). Penyamakan kulit ikan nila dengan menggunakan bahan penyamak yang dilakukan secara bertingkat berpengaruh nyata (p<0,05) pada parameter kemuluran. Tetapi tidak berpengaruh nyata (p>0,05) pada parameter kekuaatan tarik dan suhu kerut. Nilai dari setiap uji parameter kualitas kulit ikan nila tersamak dalam semua perlakuan pemberian bahan penyamak formalin dan syntan secara bertingkat memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) 06-6121-1998 Kulit Ikan Nila untuk Barang jadi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan dengan formulasi 4% yang ditingkatkan dengan syntan 8% menghasilkan kulit samak ikan nila yang paling baik.

An experiment aimed to know the effect of combine of the tanning agent with formalin and syntan for quality tilapia skin leather. Experiment using tanning them with formalin and syntan. An experiment using 12 tilapia akin leather to spreads for four treatment. There treatment were A (formalin 6%and 8% syntan), B (formalin 6% and 6%), C (formalin 4% and 6% syntan ), D (formalin 4% and 8% syntan). Test for quality of tilapia skin leather for tensile strength (kg/cm2), elongation(%), and shrinkage temperature (oC). data were analyzed using ANOVA if there was any significant difference, there were furher analyzed with Duncan Multiple Range Test (DMRT) (α=0.05). The result of research showed that value of elongation has influenced (p<0,05), however that value of tensile strength and shrinkage temperature have not influenced (p>0,05). The result showed that all of treatment give leather of tilapia fish that were accordance with Indonesian National Standart (SNI) 06-6121-1998. The result showed that formulation of formalin 4% and was continued with syntan 8% give the best to quality of tilapia fish skin leather.

Kata Kunci : Ikan Nila, Formalin, Syntan Kualitas Fisik Kulit Samak

  1. S1-2019-301687-abstract.pdf  
  2. S1-2019-301687-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-301687-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-301687-title.pdf