Laporkan Masalah

PENGARUH PERKEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP KARAKTERISTIK EKONOMI MASYARAKAT DI SEKITAR CANDI BOROBUDUR

ARIEF SYAIFUDDIN, Joni Purwohandoyo, S.Si., M.Sc.

2019 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Candi Borobudur dikenal sebagai salah satu destinasi wisata yang terkenal hingga mancanegara. Selain mampu menyokong perekonomian masyarakat sekitar, keberadaan Candi Borobudur juga berkontribusi melestariakn warisan budaya dunia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perkembangan pariwisata Candi Borobudur, mengidentifikasi karakteristik ekonomi masyarakat di sekitar Candi Borobudur, dan menganalisis pengaruh perkembangan pariwisata terhadap karakteristik ekonomi masyarakat sekitar Candi Borobudur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan pengumpulan data sekunder dan primer melalui kuesioner, observasi, studi literatur, dan wawancara mendalam. Teknik analisis yang digunakan deskriptif dan tabel frekuensi. Analisis pengaruh destinasi pariwisata terhadap ekonomi masyarakat dilihat dari efek penggandaan yang menghasilkan dampak langsung, dampak tidak langsung, dan dampak lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan destinasi pariwisata Candi Borobudur dimulai sejak candi ditetapkan sebagai objek wisata tahun 1980. Sejak terbentuk Candi Borobudur mulai banyak dikenal dan dikunjungi wisatawan sehingga terjadi penambahan berbagai aspek pengembang seperti akses jalan yang sudah diaspal, faslilitas pelayanan yang lengkap, atraksi wisata yang ditambah, dan masyarakat mulai terlibat dalam penyediaan akomodasi dan pelaku usaha di bidang pariwisata. Sedangkan karakteristik ekonomi masyarakat terlibat pada kegiatan pariwisata sebagai pekerjaan pokok maupun sampingan. Pendapatan yang diterima sebanyak 76,6% berada di atas UMK Kabupaten Magelang dan sebanding dengan pengeluaran masyarakat. Analisis efek penggandaan menunjukkan nilai >1 yang berarti kegiatan pariwisata memberikan pengaruh berupa dampak terhadap perekonomian masyarakat.

Borobudur temple known as one of the famous international tourist destination. Beside supporting local economics, Borobudur temple also contributing in preservation world heritage. This research aims to identify the tourism development of Borobudur temple, to identify the economic characteristic of local community in Borobudur temple, and to analyst the impact of Borobudur temple as a tourist destination to the local economics . This research uses quantitative and qualitative approach with primary and secondary data collected by questionnaire, observation, literature studies, and in-depth interview. Analytical technique used are descriptive and frequency table. The impact of Borobudur temple as a tourist destination to the local economics is seen by the multiplier effect that gives direct impact, indirect impact, and induced impact. The research shows that the growth of Borobudur temple as a tourist destination is started when it was established as a tourist destination by the government in 1980. After that, Borobudur temple started to be known and visited by tourists and the infrastructures are growing gradually, such as better accessibility, well-equipped public facility, addition of tourist attraction, and participating society in accommodation procurement and a business doer in tourism sector. Society whose contributing in Borobudur's tourism activity comes to primary jobs and side jobs. The average income is 76,6% above minimum wage ratio in Magelang Regency and it is equal to the society's expense. Multiplier effect shows a number >1 that makes the tourism activity has a significant impact to the local economics.

Kata Kunci : pariwisata, karakteristik ekonomi masyarakat, efek penggandaan

  1. S1-2019-368668-abstract.pdf  
  2. S1-2019-368668-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-368668-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-368668-title.pdf