EVALUASI OTONOMI PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM MENGGUNAKAN MODEL CIPP (STUDI KASUS DI UNIVERSITAS GADJAH MADA)
RAHMAWATI, Prof. Dr. Ir. Budi Prasetyo Widyobroto, DESS., DEA, IPU; Prof. Ir. Sudjarwadi, M.ENg., Ph.D
2018 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGIPerubahan status hukum UGM menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN bh) di satu sisi memberikan implikasi otonomi pengelolaan yang lebih tinggi namun di sisi lain juga menjadi tantangan tersendiri bagi UGM. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kerangka tujuan akhir UGM sebagai PTN bh, dukungan input untuk mencapai tujuan tersebut, seberapa jauh kebijakan otonomi ini dapat dilaksanakan di UGM termasuk kendala yang dihadapi dan seberapa jauh tujuan serta dampak kebijakan telah tercapai. Penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluasi dengan pendekatan kualitatif model studi kasus. Kerangka evaluasi model CIPP (context, input, process, product) digunakan untuk mendapatkan hasil yang komprehensif. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam kepada beberapa pejabat UGM yang berasal dari berbagai organ universitas. Data dalam penelitian ini juga dihimpun dari kajian berbagai dokumen sebagai bukti gambaran sudut pandang informan sehingga dapat melengkapi data dari hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Tujuan, sasaran, dan program kebijakan dalam Renstra UGM 2012-2017 telah dirumuskan secara jelas dan terukur yang diselaraskan dengan rencana strategis Kemenristekdikti dan sesuai dengan kebutuhan yang mendasari kebijakan otonomi, 2) Baik kebijakan tata kelola, sumber daya ekonomi, maupun sumber daya manusia telah mendukung pencapaian tujuan yang telah ditetapkan dalam Renstra 3) Implementasi kebijakan otonomi UGM lebih banyak mengalami kendala dalam bidang pengelolaan kepegawaian, khususnya kewenangan yang masih sangat terbatas dalam pengelolaan pegawai dengan status PNS 4) Dampak yang diharapkan dari pemberian otonomi mulai nampak dengan semakin meningkatknya pencapaian target kinerja UGM.
Changes in the legal status of UGM into a Legal Entity State University (PTN bh) not only have implications for higher management autonomy but also become a challenge for UGM. This research was conducted to find out the framework of UGM's final goal as PTN, input support to achieve this goal, how far this autonomy policy can be implemented at UGM including the obstacles faced and how far the objectives and impact of the policy have been achieved. This research is a type of evaluation research with a qualitative approach and a case study model. The evaluation framework of the CIPP model (context, input, process, product) is used to obtain comprehensive results. Data collection is done by in-depth interviews with several UGM officials from various university organs. The data in this study were also compiled from the study of various documents as proof of the informant's point of view so that they can complement the data from the interview results. The results of the study show that 1) The objectives, targets and policy programs in the UGM�¢ï¿½ï¿½s Strategic Plan for 2012-2017 have been clearly and measurably formulated in line with the Kemenristekdikti strategic plan and in accordance with the needs underlying the autonomy policy, 2) Governance policies, economic resources and human resources have supported the achievement of the goals set out in Strategic Plan 3) Implementation of UGM autonomy policy has experienced more obstacles in the field of personnel management, particularly the authority which is still very limited in managing employees with the status of Civil Servants 4) Impact of giving autonomy it appears with the increasing achievement of UGM performance targets.
Kata Kunci : Otonomi, PTN bh, Evaluasi CIPP / Autonomy, University, CIPP Evaluation