PENGUJIAN HOLIDAY EFFECT PADA HARI LIBUR ISLAM DI INDONESIA DAN MALAYSIA PADA PERIODE 2013-2017
ASRILIA, Prof. Marwan Asri M,B,A., Ph.D
2018 | Tesis | Magister ManajemenPasar efisien merupakan suatu pasar yang harganya mencerminkan seluruh informasi baik informasi pada masa lampau, masa kini dan informasi yang terpublikasi atau tidak terpublikasi. Masuknya suatu informasi ke dalam pasar tidak dapat diprediksi oleh investor sehingga hal ini mengakibatkan pola pergerakan harga bersifat random, efek dari pergerakan harga secara randomwalk ini membuat investor akan sulit untuk mendapatkan abnormal return. Anomali Pasar merupakan kondisi penyimpangan dari teori pasar efisien. Salah satu anomali pasar adalah Holiday Effect, Holiday Effect merupakan salah satu anomali yang terjadi, hal ini menunjukkan adanya peningkatan respon di pasar menjelang atau setelah hari libur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya Holiday Effect pada sebelum dan sesudah hari libur islam di Indonesia dan Malaysia dengan menggunakan Jakarta Islamic Index dan FBM Hijrah Shariah sebagai sample. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaterdapat perbedaan return yang signifikan di Indonesia pada hari libur sebelum dan sesudah Idul Fitri dan Idul Adha sedangkan di Malaysia tidak ditemukannya perbedaan return yang signifikan pada hari libur Islam di Malaysia
Efficient market is a market whose price reflects all information both information in the past, present and published or unpublished information. The entry of information into the market cannot be predicted by investors, so that this results in a pattern of price movements that are random, the effect of random walk price movements makes it difficult for investors to get abnormal returns. Market anomaly is a condition of deviation from efficient market theory. One of the market anomalies is Holiday Effect, Holiday Effect is one of the anomalies that occur, this shows an increase in response in the market ahead of or after holidays. This study aims to analyze the existence of the Holiday Effect before and after Islamic holidays in Indonesia and Malaysia by using the Jakarta Islamic Index and Hijrah Shariah FBM as samples. The results of this study indicate that there are significant differences in return in Indonesia on holidays before and after Idul Fitri and Idul Adha while in Malaysia there is no significant difference in return on Islamic holidays in Malaysia.
Kata Kunci : Holiday Effect, Jakarta Islamic Index, FBM Hijrah Shariah, Abnormal Return