Laporkan Masalah

Pengembangan Indikator-Indikator Penetapan Harga Lukisan pada Panduan Penilaian Koleksi Karya Seni Istana Kepresidenan Republik Indoensia dan Implikasinya terhadap Wacana Seni

MIKKE SUSANTO, Dr. G.R. Lono Lastoro Simatupang, M.A.; Prof. Dr. Timbul Haryono, M.Sc

2018 | Disertasi | DOKTOR PENGKAJIAN SENI PERTUNJUKAN DAN SENI RUPA

Riset ini dilatari oleh program penilaian aset benda seni koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia, pada 2011. Program yang dilaksanakan bersama antara Kementerian Sekretariat Negara dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia telah menghasilkan naskah berjudul Panduan Penilaian Koleksi Karya Seni Istana Kepresidenan Republik Indonesia. Di dalamnya berisi indikator-indikator penentu penilaian atau penetapan harga koleksi berupa lukisan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pengembangan berupa penguatan maupun evaluasi kritis terhadap setiap indikator dalam naskah tersebut. Alasannya karena naskah tersebut memiliki masalah pada konsep dasar penentuan indikator, urutan indikator, dan materi isi pada setiap indikator. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, serta dilandasi sejumlah teori penetapan harga, riset lapangan/wawancara, maka penguatan indikator dapat dilakukan. Pengembangan indikator dalam naskah panduan tersebut memberi implikasi signifikan dalam wacana seni, diantaranya terkait pada praktik seni, medan seni, dan pendidikan seni. Kesimpulan penelitian ini memperlihatkan bahwa implikasi penguatan indikator menunjang wacana ekonomi yang selama ini kerap dipisahkan dari wacana seni. Penelitian ini berhasil menyatukan persoalan nilai ekonomi dengan nilai fundamen, nilai kritis, nilai simbolis, dan nilai estetis. Disertasi ini diharapkan menjadi model pengembangan panduan di masa depan agar dapat membantu penetapan harga koleksi istana yang bersifat rasional. Dengan demikian penelitian ini sesuai dengan tujuan dan manfaat yang telah digariskan sejak awal.

The background of this research is assessment program of state assets of art collection in the Presidential Palace of the Republic of Indonesia has been done in 2011. Program jointly conducted by the Ministry of State Secretary and Ministry of Finance of the Republic of Indonesia has produced a guideline entitled Guidance Assessment of Art Collection in the Presidential Palace of the Republic of Indonesia. This guideline contains significant elements related to the assessment of an art objects collection in the form of paintings, sculptures, and crafts. The objection of this research is to develop in the form of strengthening and critical evaluation of some indicators in the Guideline. The guideline���¢�¯�¿�½�¯�¿�½s problems lies on the basic concepts of determining indicators, sequence of indicators, and content material for each indicator. By using a qualitative research approach, and based on a number of art pricing theories, field research/interviews, strengthening of indicators can be done. The development of the guideline script has significant implications in art discourse, including related to the practice of art, art world, and art education. The conclusions of the research show that the implications of strengthening indicators support economic aspects which have often been separated from art discourse. This research succeeded in uniting the issue of economic value with fundamental values, critical values, symbolic values, and aesthetic values. Finally, this research hope becomes a role model of the Guideline more rationally for Presidential Palace���¢�¯�¿�½�¯�¿�½s Collection valuation in the future. Keywords: art pricing, value, painting, Presidential Palace���¢�¯�¿�½�¯�¿�½s collection

Kata Kunci : penetapan harga, nilai, lukisan, koleksi Istana Presiden

  1. S3-2018-356906-abstract.pdf  
  2. S3-2018-356906-bibliography.pdf  
  3. S3-2018-356906-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2018-356906-title.pdf