Laporkan Masalah

ANALISIS PERILAKU WISATAWAN DI OBYEK WISATA GUA JEPANG, KALI KUNING, DAN KALI ADEM KABUPATEN SLEMAN

Anugerah Susilo Sejati, Kaharuddin

2010 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kaharuddin Wisatawan yang berkunjung ke suatu obyek wisata memiliki motivasi dan karakteristik yang berbeda-beda. Perbedaan latar belakang tersebut mempengaruhi persepsi dan perilaku dalam pemilihan dan pemanfaatan ruang dalam beraktivitas di suatu obyek wisata. Penelitian ini dilakukan di tiga obyek berbeda yaitu Gua Jepang, Kali Kuning dan Kali Adem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan motivasi wisatawan yang berkunjung, bentuk perilaku (aktivitas) yang dilakukan serta hubungan perilaku dengan berbagai macam faktor yang berpengaruh seperti karakteristik, motivasi, serta persepsi wisatawan. Untuk memenuhi tujuan tersebut, data primer diperoleh melalui metode survei dengan menggunakan kuesiuner, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Analisis karakteristik dan motivasi wisatawan diperoleh menggunakan motode diskriptif dengan membuat garafik dan pembahasan peta sedangkan untuk bentuk perilaku dan hubungan perilaku dengan karakteristik, motivasi, serta persepsinya dicari dengan menggunakan analisis non parametric. Struktur wisatawan berdasarkan umur pada ketiga obyek didominasi kelas umur antara 16-25 tahun dengan areal Gua Jepang dan Kali Kuning sebanyak 66,15% dan Kali Adem sebanyak 40,28%. Tingkat pendidikan yang mendominasi adalah pelajar setaraf SMA yaitu Gua Jepang sebesar 54,68%, Kali Kuning 55,38%, dan Kali Adem sebanyak 43,47%. Untuk areal Kali Adem tingkat pendidikan yang mendominasi yang lain yaitu setaraf sarjana sebesar 49,27% dengan penghasilan yang cukup tinggi di atas 1,5 juta rupiah sebanyak 39%. Persepsi wisatawan terhadap obyek wisata Gua Jepang, Kali Kuning, dan Kali Adem menganggap atraksi masih terbatas, fasilitas masih kurang sampai cukup memuaskan, dan pelayanan yang kurang. Berdasarkan analisi yang dilakukan tidak terdapat perbedaan perilaku yang dilakukan di ketiga obyek dengan jenis perilaku dapat dikatakan baik. Secara keseluruhan mayoritas hubungan persepsi dengan perilaku, terdapat hubungan pada kedua faktor tersebut dan analisis tersebut dapat membuktikan bahwa persepsi yang baik menimbulkan perilaku yang baik. Sedangkan pada hubungan antara karakteristik wisatawan, motivasi dengan perilaku yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan karakteristik wisatawan berpengaruh terhadap motivasi dan aktivitas yang dilakukan bila berpola acak dan tidak berpengaruh bila berpola spesifik dan begitu juga dengan hubungan yang terjadi pada motivasi dengan aktivitas yang dilakukan.

Every sigle tourist has the motivation and the different characteristics to visit the tourist attraction. The defferences background influence the perception and behavior in the selection and utilization of space in their activities at tourist attraction. This research was conducted at three different objects are Gua Jepang, Kali Kuning and Kali Adem. This research purpose to know the characteristic and the motivation of tourists that visit, behavior (activity) form conducted and behavior of the relationship with many kinds of the factor that influence as characteristic, motivation and tourists perception. To complete that’s purpose, primary data has obtained by survey method to utilize of the cuisioner, while secondary data has obtained from that’s instance. The characteristic and tourists motivation analysis has obtained to utilize descriptive method with graphic and map discussion, while for behavior form and the relationship behavior with characteristic, motivation and perception founded with non parametic analysis. Tourist structure based on the third objects are dominated among the 16-25 year age class with an area of Gua Jepang and Kali Kuning around 66,15% and 40,28% of Kali Adem. The education level dominates the high school students is Gua Jepang around 54,68%, 55,38% Kali Kuning, and Kali Adem around 43,47%. Kali Adem’s visitor are dominating the student university degree around 49,27% to the highest income is up 1.5 million rupiah around 39%. Perception of tourists on jugle tours and excursions Kaliurang and Kali Adem considers attraction is still limited, the facility is less satisfactory and poor service. Based on the analysis performed there were no differences in behavior conducted in the three objects with this type of behavior can be quite good. Perception of the reltionship with behavior of the majority, there is a relationship in both these factors and analysis can prove that the perception of good cause of good behavior. While the relationship between the characterisrics of tourists influence yhe motivation and the activities conducted when the irregular pattern and has no effect when a specific pattern and so does the relationship that occurs in motivation with activities conducted.

Kata Kunci : karakteristik wisatawan, motivasi, perilaku, dan persepsi

  1. S1-2010-185956-abstract.pdf  
  2. S1-2010-185956-bibliography.pdf  
  3. S1-2010-185956-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2010-185956-title.pdf