Laporkan Masalah

Analisis Biaya dengan Pendekatan Time Driven Activity Based Costing dan Activity Based Management ( Studi Kasus pada Sekolah Bina Nusantara Batam)

ALVIA IRANI UTAMI, Hardo Basuki, Dr., M.Soc.,Sc., CSA., CA.,

2018 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya unit tiap siswa dengan menggunakan pendekatan Time Driven Activity Based Costing sebagai landasan untuk menentukan besarnya tarif SPP pada tiap siswa di Sekolah Bina Nusantara Batam. Selain itu juga menganalisis aktivitas-aktivitas apa saja yang bernilai tambah bagi sekolah dengan menggunakan pendekatan manajemen berbasis aktivitas (Activity Based Management) dengan tujuan memberikan informasi kepada manajemen sekolah untuk menentukan keputusan yang tepat. Hal ini didorong dengan adanya pengelolaan biaya yang kurang baik sehingga menyebabkan kesulitan bagi sekolah untuk menutupi biaya operasionalnya. Analisis biaya dilakukan dengan menggunakan pendekatan Time Driven Activity Based Costing (TDABC) untuk mengalokasikan biaya dari departemen pembantu ke masing-masing jenjang pendidikan kemudian mengalokasikan biaya ke objek biaya yaitu siswa. Terdapat empat jenjang pendidikan yaitu Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tarif SPP nya lebih kecil dibandingkan unit cost nya. Hal ini mendorong sekolah untuk dapat menutupi unit cost dengan menentukan besaran tarif SPP yang sesuai untuk menjaga keberlangsungan dan kualitas sekolah. Analisis Activity Based Management kemudian akan memberikan informasi yang dibutuhkan manajemen sekolah untuk melakukan pengelolaan aktivitas. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pemilihan sampel wawancara dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Laporan Keuangan yang digunakan adalah tahun 2014, 2015 dan 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Bina Nusantara belum melakukan pengelolaan biaya dengan baik. Dalam perhitungan biaya menggunakan TDABC memperlihatkan adanya undercost/overcost pada perbandingan biaya unit per siswa per bulan dengan menggunakan metode tradisional sehingga menimbulkan perbedaan yang cukup signifikan pada tarif SPP yang berlaku pada tahun ajaran sebelumnya. Hasil analisis aktivitas menggunakan Activity Based Management (ABM) menunjukkan bahwa Sekolah Bina Nusantara masih harus melakukan pengelolaan aktivitas di dalam kelas.

This study aims to analyse the unit costs of each student by using the Time Driven Activity Based Costing approach as a method for determining the amount of School Fee rates for each student at the Bina Nusantara Batam School. In addition, it also analyses what activities are presence added value to schools by using an Activity Based Management approach with the aim of providing information to school management to determine the right decisions. This is driven by lack cost management which causes difficulties for schools to cover operational costs. Cost analysis is carried out using the Time Driven Activity Based Costing (TDABC) approach to allocate costs from the departments to each level of education then allocate costs to the cost object, specifically students. There are four levels of education, kindergarten, elementary school, junior high school, and senior high school whose school fee rates are smaller than the unit cost. This encourages schools to be able to cover unit costs by determining the amount of school fee tariffs that are appropriate, to maintain the sustainability and quality of schools. Activity based management analysis will then provide information required by school management to conduct activity management. This study uses qualitative descriptive, with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. Selection of interview samples was conducted using purposive sampling technique. The financial statements used are 2014, 2015 and 2016. The results of the study show that Sekolah Bina Nusantara has not managed the costs well. In calculating the cost of using TDABC shows the undercost / overcost on the comparison of unit costs per student per month by using traditional methods so that it causes a significant difference in the school fee rates that apply in the previous school year. The results of activity analysis using Activity Based Management (ABM) indicate that Bina Nusantara School still has to manage classroom activities.

Kata Kunci : Keywords: Unit Cost (unit cost), School Fee tariff, undercost / overcost, Time Driven Activity Based Costing (TDABC), Activity Based Management (ABM).

  1. S2-2018-391595-abstract.pdf  
  2. S2-2018-391595-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-391595-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-391595-title.pdf