Laporkan Masalah

STRUKTUR FURIMA DAN RISAIKURU SHOPPU PADA PRAKTIK SOSIAL JUAL BELI BARANG BEKAS DI KOTA FUKUOKA

DIYAH SRI RETNO W, Drs. Eman Suherman, M.Hum.

2018 | Skripsi | S1 SASTRA JEPANG

Berbeda dengan di Indonesia, di Jepang, khususnya pada Kota Fukuoka, bisnis barang bekas seperti furima dan risaikuru shoppu merupakan bisnis besar yang mendapatkan dukungan dari masyarakat dan pemerintah karena kontribusinya dalam pengaplikasian Reuse, yang berarti dapat mengurangi volume limbah dalam negeri. Bagi penulis, konsep bisnis barang bekas ini merupakan sesuatu yang unik dan menarik untuk diteliti lebih lanjut, terutama terkait furima dan risaikuru shoppu sebagai struktur dan hubungan interaksi para agen di dalamnya. Pada skripsi ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan observasi secara langsung sehingga peneliti dapat berpartisipasi secara natural dengan menjadi bagian dari masyarakat Kota Fukuoka. Kemudian materi yang terkumpul di lapangan dan studi pustaka dianalisis dengan menggunakan Teori Strukturasi Anthony Giddens untuk melihat bagaimana praktik sosial dan relasi antar agen pada struktur furima dan risaikuru shoppu. Hasil penelitian terbukti bahwa pada keempat agen yang berperan yaitu masyarakat, pemerintah, pelaku bisnis, dan NGO , memiliki peran dan hubungan relasi masing-masing, sehingga praktik sosial jual beli barang bekas pada furima dan risaikuru shoppu dapat terus berulang dan menciptakan struktur furima dan risaikuru shoppu di Kota Fukuoka.

Unlike Indonesia, second hand business in Japan, specifically in Fukuoka city, is a major business supported by society and government due to its contribution for Reuse’s application, which means less waste produced inside the nation. For the author, this second hand business concept is unique and interesting to be researched further, mainly regarding furima and risaikuru shoppu as structure and interaction of agents involved in it. In this essay, the author is using qualitative research method by doing direct observation. It means that the author is naturally participating as part of Fukuoka city’s citizens. Observation results found in the study field along with data from books, journal, web search, etc is analized using Anthony Giddens Structuration theory to find out the actual condition of social practice and relation between agents in the furima and risaikuru shoppu’s structure. The result, the Structuration theory is being proved right as four agents which are society, government, business (company), and NGO have their own role and interaction which enabling the social practice of second hand goods transaction in the furima and risaikuru shoppu to keep repeating itself and create furima and risaikuru shoppu’s structure in Fukuoka.

Kata Kunci : jual beli barang bekas, furima, risaikuru shoppu, Strukturasi Giddens

  1. S1-2018-349673-abstract.pdf  
  2. S1-2018-349673-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-349673-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-349673-title.pdf