Laporkan Masalah

PEMANFAATAN INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY (ICT) DALAM MENEKAN EFEK PERISHABILITY PADA KOMODITAS SALAK PONDOH DI KABUPATEN SLEMAN Studi Kasus: Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman

DESY APRILIANA SARI, Prof. Dr. R. Rijanta, M.Sc.

2018 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Efek perishability mengindikasikan bahwa barang-barang, terutama barang makanan memiliki tingkat ketahanan yang tidak tahan lama, terutama pada jenis buah dan sayuran. Hal ini dapat diindikasi dengan kesegaran produk tersebut. Buah salak merupakan salah satu jenis buah yang memiliki tingkat kesegaran yang cukup rendah, oleh karena itu buah salak memiliki sifat yang mudah busuk. Adanya sifat tersebut memberikan peluang kerugian bagi pelaku usahatani salak pondoh. Di sisi lain, telah hadir pemanfaatan Information and Communication Technology (ICT) di bidang pertanian. Berdasarkan hal-hal tersebut, maka di dalam peneletian Pemanfaatan Information and Communication Technology (ICT) dalam Menekan Efek Perishability pada Komoditas Salak Pondoh di Kabupaten Sleman terdapat dua tujuan yang mendasari penelitian ini, yaitu: 1) kontribusi ICT di dalam usahatani salak pondoh, baik siklus produksi maupun pemasaran komoditas salak pondoh Desa Wonokerto dan 2) kemampuan pemanfaatan ICT dalam mencegah salak busuk akibat efek perishability pada komoditas salak pondoh bagi petani maupun pengepul salak pondoh di Desa Wonokerto. Kedua tujuan tersebut dibahas dengan mengkaitkan ilmu geografi dan penerapan ICT di dalam usahatani salak pondoh di Desa Wonokerto. Studi kasus merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini yang didasari oleh sifat penelitian yang masih sangat baru dan pertanyaan penelitian yang hanya mampu dijawab dengan mengoptimalkan why dan how oleh karenanya, pengumpulan infomasi menggunakan teknik indepth interview. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik snowball dan purposive sampling dengan infoman berupa petani dan pengepul salak pondoh di Desa Wonokerto. Hasil yang diperoleh di dalam penelitian ini adalah adanya pemanfaatan ICT yang cenderung dimanfaatkan oleh para pengepul dibandingkan para petani salak pondoh. Kegiatan pemasaran salak pondoh cenderung lebih membutuhkan ICT dibandingkan kegiatan budidaya salak pondoh oleh karena itu, pengepul memiliki tingkat pemakaian ICT lebih tinggi dibandingkan para petani salak. Akan tetapi, pemanfaatan ICT di dalam menekan efek perishability yang dimiliki salak pondoh belum terlalu terlihat. Kata kunci: Efek Perishability, Information and Communication Technology (ICT), Usahatani Salak Pondoh, Studi Kasus.

Perishability effects indicates that goods especially food does not last long, mainly fruit and vegetable. Thus, indicate the freshness of it is product. Salak Fruit is one of a fruit that have low rate perishability so it was last longer from rotting. It is giving a chance to salak pondoh's farmer for losses. On the other hand, Information and Communication Technology (ICT) has been present in agriculture. Based on these condition, there are two purposes in this research of "The Use of Information and Communication Technology (ICT) in Suppressing Perishability Effects on Salak Pondoh Commodities" : 1) ICT contribution in Salak Pondoh's farming, Production cycle or commodity marketing in Wonokerto Village and 2) ability to handle ICT in preventing expiration of the fruit because of perishability, in the community by farmers and collectors in Wonokerto Village. Those two purposes researched by linking into Geographic science and ICT application in Salak Pondoh's farming. Research Study is a method that used to answer this research questions. This method's picked based on research character that were new and the research's questions that only can be answered by optimalizing why and how questions. Therefore, collecting information done by indepht interview technique. Informant selected by using snowball and purposive sampling technique which required farmers and Salak Pondoh's collectors in Wonokerto Village. Result shows that ICT application tend to used by collectors more than farmers. Marketing activities need more application of ICT than cultivation process. Therefore, collectors have a higher rate of ICT usage than Salak's farmers, but, ICT application to suppress perishability effects that belong to Salak pondoh does not really show. Keyword: Perishability effects in Salak Pondoh, ICT application, Salak Pondoh Farming, Case Study.

Kata Kunci : Efek Perishability, Information and Communication Technology (ICT), Usahatani Salak Pondoh, Studi Kasus.

  1. S1-2018-350124-abstract.pdf  
  2. S1-2018-350124-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-350124-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-350124-title.pdf