ANALISIS BEBAN KERJA PENGEMUDI DALAM DISTRIBUSI BERAS
MUHAMMAD FRANZA PUTRA MAHADE, Ir. Guntarti Tatik Mulyati, MT
2018 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIANProduksi padi di Kabupaten Sleman mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, sedangkan konsumsi beras semakin menurun, sehingga produksi beras di Sleman harus didistribusikan ke luar daerah agar bisa terjual dengan harga yang baik. LDPM Sidomulyo & UD Pratama merupakan gudang beras milik swasta yang mendistribusikan beras di dalam Provinsi DIY dan luar kota di sekitar Provinsi DIY. Pengemudi sebagai perantara dalam distribusi beras dari gudang beras (penggilingan beras) ke konsumen memegang peran penting dalam kelancaran pengiriman. Pengemudi dengan beban kerja yang tinggi akan mengalami kelelahan dalam melakukan pekerjaannya. Beban kerja fisik yang dirasakan pengemudi dapat diukur menggunakan perhitungan denyut jantung. Beban kerja ini dipengaruhi kesakitan akibat kerja yang diukur menggunakan Nordic Body Map (NBM) dan postur kerja yang diukur menggunakan OWAS. Selain beban kerja fisik, beban kerja mental juga diperhitungkan. Perhitungan beban kerja mental menggunakan kuesioner NASA-TLX serta pengukuran tingkat mengantuk menggunakan kuesioner Sleepiness Scale Index (SSI). Hasil perhitungan beban kerja fisik menunjukkan pengemudi sudah terindikasi mengalami kelelahan dalam melakukan pekerjaannya. Postur kerja pengemudi dengan perhitungan OWAS tidak berbahaya bagi postur tubuh, tetapi pada Nordic Body Map (NBM), pengemudi merasakan sakit pada bagian tubuh akibat pekerjaannya. Beban kerja mental pengemudi dalam dan luar provinsi berada dalam kategori sedang dan tinggi, sehingga dibutuhkan penyesuaian jarak tempuh dan beban kerja pemgemudi dalam kegiatan distribusi beras.
Rice production in Sleman Regency has increased from year to year, while rice consumption has declined, so rice production in Sleman must be distributed outside the area so that it can be sell at a good price. LDPM Sidomulyo & UD Pratama is a private rice warehouse that distributes rice in DIY Province and outside the city around DIY Province. Drivers as substantial part in the distribution of rice from rice warehouses (rice mills) to consumers play an important role in the continuity of delivery. Drivers with high workloads will experience fatigue in doing their work. The physical workload felt by the driver can be measured using a heart rate calculation. This workload is affected by work-related pain which is measured using Nordic Body Map (NBM) and work posture measured using OWAS. In addition to the physical workload, mental workload is also be calculated. Calculation of mental workload using the NASA-TLX questionnaire as well as sleepy level measurements using the Sleepiness Scale Index (SSI) questionnaire. The results of the calculation of the physical workload indicate that the driver has been shown to experience fatigue in doing his work. The driver's work posture with the calculation of OWAS is not harmful to body posture, but at Nordic Body Map (NBM), the driver feels pain in the body part due to his work. The mental workload of drivers inside and outside the province is in the medium and high category, so it requires adjusting the distance and workload of the driver in the distribution of rice.
Kata Kunci : Beban Kerja, Distribusi Beras, Pengemudi