Analisis Pengaruh Spiritualitas, Nilai Materialistis, Idealisme Etika, dan Relativisme Etika pada Mahasiswa Akuntansi terhadap Sikap atas Corporate Social Responsibility (CSR)
MAHARDIKA SYAPUTRI, Putri Paramita Agritansia, S.E., M.Acc., CSRS
2018 | Skripsi | S1 AKUNTANSIPenelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi sikap terhadap CSR dari mahasiswa akuntansi, yaitu spiritualitas, nilai materialistis, idealisme etika, dan relativisme etika. Menganalisis faktor-faktor yang dapat meningkatkan sikap terhadap CSR dari mahasiswa akuntansi menjadi penting mengingat peranan akuntan dalam CSR, dimana tidak hanya peranan yang berkaitan dengan pelaporan, namun hingga peranan yang berkaitan dengan posisi akuntan ketika menempati posisi stratejik. Sikap terhadap CSR dari mahasiswa akuntansi menggambarkan pandangan mahasiswa tersebut atas etika bisnis dari perusahaan dan menunjukkan sejauh mana ia menganggap CSR penting dan perlu untuk dilakukan oleh perusahaan. Selain pengaruh faktor-faktor tersebut, penelitian ini juga menganalisis pengaruh jenis kelamin dan usia sebagai variabel kontrol terhadap sikap atas CSR dari mahasiswa akuntansi. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 80 responden yang merupakan mahasiswa S1 akuntansi dari empat universitas di Indonesia, diantaranya yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dan Universitas Mulawarman (UNMUL). Untuk mengetahui pengaruh variabel independen dan variabel kontrol, dalam penelitian ini dilakukan analisis regresi linear berganda (multiple linear regression). Dari analisis hasil pengujian, diketahui hanya idealisme etika yang secara positif mempengaruhi sikap terhadap CSR dari mahasiswa akuntansi. Pengaruh idealisme etika menunjukkan pentingnya pendidikan etika guna menciptakan akuntan yang memiliki komitmen terhadap CSR. Hal tersebut dikarenakan idealisme etika berkaitan dengan perkembangan moral, dimana pendidikan etika yang didapatkan seseorang akan mempengaruhi perkembangan moral yang ia alami. Pendidikan etika tidak hanya dapat diberikan oleh universitas pada mahasiswa akuntansi, namun juga perusahaan pada akuntan.
This study analyzes the factors that affect atitudes towards CSR from accounting students, that are spirituality, materialistic value, ethical idealism, and ethical relativism. Analyzing the factors that can improve attitudes towards CSR from accounting students is important given the role of accountants in CSR, where not only roles are related to reporting, but to roles related to the position of accountants when they are on strategic positions. The attitude towards CSR from accounting students describes the mindset of the student on business ethics from the company and shows how far that he considers CSR is important and needs to be done by the company. Besides the affect of these factors, this study also analyzed the effect of gender and age as a control variable on attitudes toward CSR from accounting students. The research was conducted by distributing questionnaires to 80 respondents who were S1 accounting students from four universities in Indonesia, including Gadjah Mada University (UGM), University of North Sumatra (USU), Gorontalo State University (UNG), and Mulawarman University (UNMUL). To find out the effect of independent variables and control variables, in this study multiple linear regression analysis was conducted. From the analysis of test results, it is known that only ethical idealism positively influences attitudes towards CSR from accounting students. The affect of ethical idealism shows the importance of ethical education in order to create accountants who are committed to CSR. This is because ethical idealism is related to moral development, where the ethical education obtained by a person will affect the moral development their experiences. Ethical education can not only be given by universities to accounting students, but also by companies in accountants.
Kata Kunci : Corporate Social Responsibility (CSR), etika bisnis, sikap terhadap CSR, spiritualitas, nilai materialistis, idealisme etika, relativisme etika, jenis kelamin, usia