Laporkan Masalah

Dinamika Resiliensi Ketua Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam Penggiat Ekspedisi

MUHAMMAD ADITYA WASKITO, Fathul Himam, Drs., M.Psi.,M.A.,Ph.D., Psikolog

2018 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Kegiatan ekspedisi menjadi suatu hal yang penting bagi eksistensi organisasi mahasiswa pecinta alam saat ini. Namun tidak semua organisasi pecinta alam dapat melakukan ekspedisi. Penelitian fenomenologi ini bertujuan untuk memahami pengalaman bagaimana dinamika resiliensi ketua organisasi mahasiswa pecinta alam yang berhasil melakukan kegiatan ekspedisi. Metode pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi terstukur dengan pedoman yang dibuat oleh peneliti. Responden utama dalam penelitian kali ini adalah tiga ketua organisasi mahasiswa pecinta alam yang berhasil melakukan ekspedisi. Kriteria responden dalam penelitian ini adalah : 1.) Pengalaman minimal 1 tahun menjadi ketua organisasi yang melakasanakan ekspedisi, 2.) Pernah melakukan ekspedisi, 3.) Pengalaman kegiatan pecinta alam minimal 3 tahun., 4.) Bersedia untuk diwawancarai. Responden memiliki perbedaan permasalahan dalam menjalankan ekspedisi. Kerentanan responden berupa tanggung jawab kegiatan berisiko tinggi, kejadian traumatis, permasalahan organisasi, dan ekspektasi tinggi stakeholder. Kemampuan menghadapi permasalahan yang rumit menentukan keberhasilan ekspedisi organisasi. Data yang didapat kemudian dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Kemampuan responden mempersepsikan tantangan dan permasalahan sebagai suatu kesempatan untuk berkembang berpengaruh dalam proses resiliensi. Terdapat tiga temuan penilitian yang membuat responden berhasil menyelesaikan kegiatan ekspedisi, yaitu developmental chances, mental toughness, dan enjoyment adventurous activities. Dukungan sosial dan coping yang tepat pada tiap responden juga membantu proses resiliensi walau bersifat sementara.

Expedition is one of the highest adventure achievements for mahasiswa pecinta alam (mapala) existence. However, not all of mapala organization can successfully hold an expedition because of its difficulties. This phenomenological research aims to gain understanding on the dynamics of resilience in mapala leader who successfully accomplished an expedition. This research uses in-depth interview with semi-structured questions according to the interview protocol from the researcher to gather the data. The participants were three president of three mapala organizations who have accomplished expedition. The criterias for this research are: 1.) 1 year minimum experience of being a president of an organization that has successfully executed an expedition, 2.) Has executed an expedition., 3.) 3 years minimum experience of doing adventure activities., and 4.) Willing to be interviewed. Participants have different types of problems and stressors. Participants reported vulnerability related to high responsibility in high risk activities, traumatic events, organizational problems, and high expectations from stakeholder. The abilities to handle those difficult situations determined the expedition’ success. The collected data were analyzed using Inteperative Phenomenological Analysis (IPA). Participants perceived challenges and problems as an opportunity to self-improve and make resilience process better. This research found three main categories constructing participants’ resilience in stressor moments : developmental chances, mental toughness, and enjoyment adventurous activities. Social support and appropriate coping for each participant help resilience process although temporary.

Kata Kunci : Resilience, adventure nature sports, expedition, leadership

  1. S1-2018-362387-abstract.pdf  
  2. S1-2018-362387-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-362387-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-362387-title.pdf