Analisis Faktor Keberterimaan Sistem Penyesuaian Anggaran Menggunakan Modifikasi Teori Penerimaan dan Penggunaan Teknologi (Modified Unified Theory of Acceptance and Use of Technology) Studi Kasus: PT. Telekomunikasi Selular
CAHYANI ANISA DEWI, Syaiful Ali, MIS., Ph.D., Ak., CA.
2018 | Skripsi | S1 AKUNTANSIPT. Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mengembangkan sistem penyesuaian anggaran semenjak tahun 2013. Namun, hingga akhir tahun 2017 masih ditemukan proses penyesuaian anggaran secara manual. Penelitian ini berusaha menganalisis penerimaan dan penggunaan sistem penyesuaian anggaran (ERIENA Budget Reprogramming) oleh karyawan PT. Telkomsel. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan model penelitian penerimaan dan penggunaan teknologi Venkatesh versi kedua dengan beberapa modifikasi, yaitu dengan menambah variabel manfaat bagi pengguna dan meniadakan varaibel pemoderasi dari versi asli. Penelitian ini menggunakan data primer dengan memberikan kuisoner secara daring kepada 100 karyawan PT.Telekomunikasi Selular yang memiliki akses dan pernah mengajukan penyesuaian anggaran. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modelling (SEM) menggunakan SmartPLS 3.0. Pada kasus ini, niatan berperilaku dari karyawan PT. Telekomunikasi Selular didukung oleh kebiasaan karyawan PT. Telekomunikasi Selular. Selanjutnya, perilaku penggunaan dipengaruhi oleh niatan berperilaku, kebiasaan karyawan, dan kondisi - kondisi pemfasilitasi. Sementara itu, manfaat bagi pengguna dipengaruhi oleh perilaku penggunaan.
PT. Telekomunikasi Selular (Telkomsel) has developed budget reprogramming system since 2013. However, until the end of 2017, ther are still found budget reprogramming process manually. This study try to analyze acceptance and use of budget reprogramming system (ERIENA Budget Reprogramming) by PT. Telekomunikasi Selular’s employees. This study uses second version of Unified Theory of Acceptance and Use of Technology by Venkatesh with some modifications, which are adding net benefit variable and removing the moderating variable from the original model. This study use primary data from 100 employees of PT. Telekomunikasi Selular which have an access to the system and have an experience in proposing a budget reprogramming. The data are analyzed by Structural Equation Modelling using SmartPLS 3.0. In this case, behavioral intention of PT. Telekomunikasi Selular’s employees supported by their habit. Later, usage behavior is affected by employee’s habit, facilitating conditions, and behavioral intention. While net benefit is affected by usage behavior.
Kata Kunci : UTAUT, ERIENA Budget Reprogramming, Acceptance of System, Use of System, Behavioral Intention, Net Benefit.