Laporkan Masalah

Alternatif Tipe Perkerasan Jalan Tol Semarang-Solo, Ruas Boyolali-Kartasura menggunakan Perkerasan Lentur dengan Metode Bina Marga 2017 dan Pedoman Perencanaan Perkerasan Lentur Bina Marga (PT-T-01-2002-B) Paket 3 : (STA. 63+100 - 74+500)

PRAFIDYA NUGRAHANI, Ir. Djoko Murwono, M.Sc.

2018 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPIL

Pembangunan Jalan Tol Trans Jawa sepanjang kurang lebih 1000 km merupakan pembangunan jalan tol yang menghubungkan kota-kota di Pulau Jawa. Jalan Tol Semarang - Solo merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa. Salah satu ruas dari Jalan Tol Semarang - Solo yang masih dalam tahap pembangunan yaitu Ruas Boyolali - Kartasura yang menggunakan perkerasan kaku. Penelitian ini dilakukan untuk mencari alternatif tebal perkerasan lentur dan menganalisis biaya perkerasan Jalan Tol Semarang - Solo, Ruas Boyolali - Kartasura (STA. 63+100 - 74+500). Dalam penelitian ini, dibutuhkan data-data pendukung untuk menghitung kebutuhan tebal perkerasan lentur dari Jalan Tol Semarang � Solo, Ruas Boyolali � Kartasura. Data-data tersebut didapatkan dari instansi terkait, yaitu PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) selaku owner dari Jalan Tol Semarang�Solo, Ruas Salatiga�Kartasura. Metode yang digunakan dalam perhitungan alternatif desain tebal perkerasan lentur ini yaitu Metode Bina Marga 2017 dan Pedoman Perencanaan Perkerasan Lentur Bina Marga (Pt T-01-2002-B). Hasil perhitungan tebal perkerasan lentur dengan Metode Bina Marga 2017 yaitu AC-WC 4 cm, AC-BC 6 cm, AC-Base 12,5 cm, CTB 15 cm, dan LFA A 15 cm. Perhitungan tebal perkerasan dengan Pedoman Perencanaan Perkerasan Lentur Bina Marga (Pt T-01-2002-B) yaitu AC-WC 5 cm, AC-BC 5 cm, AC-Base 15 cm, CTB 15 cm, dan LFA A 15 cm. Analisis biaya perkerasan kaku sebesar Rp 18.670.050.283,53 / km dan perkerasan lentur Rp 17.570.441.159,26 / km dengan metode Bina Marga 2017 dan dan Rp 19.003.081.643,10 / km untuk metode Bina Marga 2002.

The construction of the Trans Java Toll Road along approximately 1000 km is the construction of toll roads that connect cities in Java. The Semarang - Solo Toll Road is part of the Trans Java Toll Road. One of the sections which still under construction, Boyolali - Kartasura Section, is using the rigid pavement. This research was conducted to find the alternative thickness of flexible pavement and analyze the cost of pavement works of Semarang - Solo Toll Road, Boyolali - Kartasura Section (STA. 63 + 100 - 74 + 500). In this research, secondary data needed to calculate the flexible pavement thickness were obtained from PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) as the owner of the Semarang-Solo Toll Road. The alternative flexible pavement thickness is determined using the Bina Marga 2017 Method and Bina Marga Flexural Pavement Planning Guidelines (Pt T-01-2002-B). The results of the calculation with Bina Marga 2017 Method are AC-WC 4 cm, AC-BC 6 cm, AC-Base 12.5 cm, CTB 15 cm, and LFA A 15 cm. While according to Bina Marga Pavement Planning Guidance (Pt T-01-2002-B), the flexible pavement thickness calculation results are AC-WC 5 cm, AC-BC 5 cm, AC-Base 15 cm, CTB 15 cm, and LFA A 15 cm. The analysis of rigid pavement works costs of Rp 18.670.050.283,53 / km and flexible pavement works Rp. 17.570.441.159,26 / km.

Kata Kunci : perkerasan lentur, manual desain perkerasan, Bina Marga, analisis harga

  1. S1-2018-364894-abstract.pdf  
  2. S1-2018-364894-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-364894-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-364894-title.pdf