Evaluasi Payback Period Proyek Tol Semarang-Solo Ruas Salatiga-Kartasura Paket 3
DANAR SADAN BASTIAN , Dr. Ir. Syaukat Ali, M.Si.
2018 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR SIPILJalan tol sebagai salah satu proyek infrastruktur yang sedang digencarkan oleh pemerintah merupakan hal penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pembangunan proyek infrastruktur tentu memerlukan investasi awal. Investasi yang telah dikeluarkan harus dapat kembali seperti sedia kala agar dapat menguntungkan pemilik proyek. Payback Period merupakan sebuah cara untuk mengetahui waktu yang diperlukan agar modal investasi tersebut dapat kembali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu yang diperlukan agar investasi dapat kembali pada Proyek Tol Semarang Solo Ruas Salatiga Kartasura Paket 3. Penelitian ini menggunakan metode Jasa Marga dalam penentuan tarif dan diversion curve untuk trip assignment. Metode Jasa Marga memperhitungkan selisih nilai keuntungan biaya operasional kendaraan antara jalan tol dengan jalan non tol. Hasil dari penelitian ini yaitu untuk nilai payback period tarif awal mencapai 16 tahun dengan nilai pendapatann Rp 3.473.989.501.000,00. Lalu, setelah adanya efisiensi dan penyesuaian tarif, maka nilai payback period mencapai 13 tahun 8 bulan. Sedangkan, untuk pendapatan yang diperoleh mencapai Rp 3.345.038.183.000,00. Hal menunjukkan nilai payback period yang lebih cepat, maka nilai tersebut akan menarik bagi pemilik proyek khususnya PT Jasamarga Solo Ngawi
The toll road as one of the infrastructure projects being intensified by the government is crucial for Indonesia's economic growth. Development of infrastructure projects would require an initial investment. The investments that have been issued should be able to return as usual in order to benefit the project owner. Payback Period is a way to know the time required for the investment capital can be returned. This study aims to determine the time required for investment to be returned to Semarang - Solo Toll Road Salatiga - Kartasura Package 3. This research uses Jasa Marga method in determining tariff and diversion curve for trip assignment. Jasa Marga method takes into account the difference in the value of the operating cost of the vehicle between toll roads and non-toll roads. The result of this research is for the value of early payback period tariff reaches 16 years with value of opinion Rp 3.473.989.501.000,00. After the optimization and tariff adjustment, the payback period value reaches 13 years 8 months. Meanwhile, for the income earned reached Rp 3.345.038.183.000,00. It shows a faster payback period, then the value will appeal to the project owner, especially PT Jasamarga Solo Ngawi
Kata Kunci : payback period, modal investasi, trip assignment.