PENGARUH KONDISI PASAR (HOT AND COLD MARKET) TERHADAP STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN IPO DI BEI TAHUN 2006-2016
SONI KUNCORO JATI, Eddy Junarsin, Ph.D,.C.F.P.,
2018 | Skripsi | S1 MANAJEMENPenelitian ini bertujuan untuk menguji apakah kondisi pasar (hot dan cold market) mempengaruhi struktur modal perusahaan non-keuangan pada saat melakukan IPO. Penelitian ini terlebih lagi bertujuan untuk menguji apakah dengan metode pengukuran kondisi pasar yang berbeda dapat menghasilkan hasil peneltian yang berbeda. Sampel dari penelitian ini adalah perusahaan non-keuangan yang melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2006-2016. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dengan menggunakan volume IPO berbading aset sebagia proksi pengukuran kondisi pasar menghasilkan hasil yang berbeda dari penelitian sebelumnya di Indonesia. Dalam jangka pendek kondisi pasar terbukti mempengaruhi struktur modal perusahaan, perusahaan yang melakukan IPO pada kondisi hot market mengalami penurunan lebih tajam dibanding perusahaan yang melakukan IPO pada kondisi cold market. Kondisi pasar juga berpengaruh dalam jangka panjang, hasil regresi menggunakan data panel menunjukkan bahwa kondisi pasar signifikan mempengaruhi struktur modal perusahaan non-keuangan yang melakukan IPO pada tahun 2006-2016. Sementara itu hasil regresi menggunakan data cross-section menunjukkan bahwa efek kondisi pasar persisten selama 4 tahun. Artinya dalam jangka panjang atau minimal 4 tahun terdapat pengaruh antara kondisi pasar ketika IPO dan struktur modal perusahaan.
This study aims to test that market conditions (hot and cold market) might influence non-financial company's capital structure when decide to go public (IPO). Moreover, this study aims to test that different method in measuring market conditions can produce different result. This study use non-financial company that did IPO in Indonesia Stock Exchange in 2006-2016. This study concluded that using IPO volume to asset as proxy to market condition produce different result than prior study in Indonesia. In short term, market condition affect non-financial company's capital structure. Company who did IPO in hot market experienced more reduction in capital structure than company who did IPO in cold market. In Long term, market conditions also affect non-financial company's capital structure. Regression result using panel data show that market condition statistically significant affecting non-financial company's capital structure. While regression result using cross-section data show that market condition statistically significant affection non-financial company's capital structure until 4 years IPO. It means that market condition affect non-financial company's capital structure that did IPO in 2006-2016 in long term, at least 4 years after IPO company capital structure still has market condition effect.
Kata Kunci : Market timing theory, struktur modal, hot and cold market, IPO