EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG BERBASIS POTENSI LOKAL (STUDI KASUS PROGRAM PEMBERDAYAAN KAMPUNG MEMBANGUN ERA MASYARAKAT MANDIRI) DI KABUPATEN JAYAPURA
YUSUP KONDJOL, Dr. Nunuk Dwi Retnandari, MS
2018 | Tesis | MAGISTER ILMU ADMINISTRASI PUBLIKPemberdayaan Masyarakat Kampung Berbasis Potensi Lokal yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Program Kampung Membangun Era Masyarakat Mandiriâ adalah wujud nyata dari perhatian pemerintah dalam usaha memberdayakan masyarakat pada wilayah perkampungan / pedesaan. Program tersebut memiliki tujuan untuk mewujudkan kondisi masyarakat kampung yang mandiri dan sejahtera serta kampung berswadiri melalui peningkatan kemampuan merealisasikan potensi individu, rumah tangga, komunitas, serta kampung dan kelembagaannya dengan menyelenggarakan program dan kegiatan pembangunan sesuai prioritas yang disepakati bersama. Capaian dari program pemberdayaan ini telah mecapai pembangunan pada aspek pendidikan, pembangunan ekonomi, pembangunan sarana dan prasarana, serta pembangunan perumahan rakyat. Kinerja program kampung membangun diukur melalui mekanimse evaluasi kebijakan dengan melihat berbagai aspek pengelolaan program secara Efektif, Efisien, Kecukupan, Perataan, Responsivitas, serta Ketepatan guna memastikan implementasi program kampung membangun telah berlangsung dengan baik. Dalam evaluasi program kampung membangun era masyarakat mandiri terdapat faktor yang mendukung dan menghambat kinerja program. Faktor pendukung yang bisa dilihat yaitu adanya kewenangan daerah dalam pengelolaan potensi lokal, adanya potensi lokal, belum banyak terjadi eksplorasi potensi lokal secara berlebihan, serta adanya dukungan dari masyarakat terhadap implementasi program. Disamping itu juga terdapat faktor faktor yang menghambat kinerja program diantaranya terkait dengan isi kebijakan, keterbatasan sumber daya manusia secara pelaksana program baik secara kualitas maupun kuantitas.
Local Potential-Based Village Community Empowerment carried out by the Jayapura District Government through the "Village Program to Build an Independent Community Era" is a tangible manifestation of the government's attention in an effort to empower communities in rural / rural areas. The program has the aim of "realizing the conditions of an independent and prosperous village community as well as a village to attend through increasing the ability to realize the potential of individuals, households, communities and villages and their institutions by organizing development programs and activities according to priorities agreed upon together. The achievements of this empowerment program have achieved development in the aspects of education, economic development, construction of facilities and infrastructure, and development of public housing. The village development program's performance was measured through policy evaluation mechanisms by looking at various aspects of program management in an Effective, Efficient, Adequate, Alignment, Responsiveness, and Accuracy manner to ensure the implementation of the village development program was going well. In evaluating the village program to build an era of independent society there are factors that support and hinder program performance. Supporting factors that can be seen are the regional authority in managing local potential, the existence of local potential, there has not been much exploration of local potential excessively, and there is support from the community for program implementation. Besides that, there are also factors that hinder program performance, among others related to the contents of the policy, limited human resources in implementing the program both in quality and quantity.
Kata Kunci : Program Evaluation, Community Empowerment, Community Participation, Human Resources (HR).