Laporkan Masalah

TANGGUNGJAWAB PENGEMBANG DALAM PENGIKATAN JUAL BELI APARTEMEN (STUDI KASUS SAMARA SUITES APARTEMEN)

Sarah P. Ayunindya, I G A M Wardhana, S.H., LL.M, Ph.D

2018 | Tesis | MAGISTER ILMU HUKUM (KAMPUS JAKARTA)

Penelitian tentang Tanggungjawab pengembang Dalam Pengikatan Jual Beli Apartemen (Studi Kasus Samara Suites Apartemen) ini bertujuan untuk mengungkapkan secara lebih jelas dan mendalam lagi tentang pertanggungjawaban pihak pengembang terkait dengan tanggung jawab pihak pengembang dalam suatu pengikatan jual beli dengan setiap konsumennya dalam suatu perjanjian jual beli apartemen.Yang menjelaskan tentang sejauh mana tanggungjawab dari pengembang terhadap konsumen dengan adanya perjanjian jual beli diantara pengembang dan konsumen terkait dengan adanya keterlambatan pembangunan dari yang diperjanjikan. Penelitian ini dilakukan terhadap perjanjian-perjanjian jual beli apartemen Samara Suites Apartemen diantara PT Sintesis Kreasi Utama selaku pengembang dan konsumen-konsumen yang telah ditandatangani. Dari hasil penelitian yang dilakukan bahwa ternyata pihak pengembang telah melanggarakan perjanjian yang telah disepakati kedua belah pihak yaitu adanya keterlambatan pembangunan apartemen Samara Suites namun bukan disebabkan oleh force mayoure. Yang berarti bahwa pengembang telah melanggar Undang-undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 tahun 1999 dan juga melanggar ketentuan perjanjian yang telah disepakati dimana pengembang diharuskan melakukan ganti kerugian sesuai dengan yang telah ditentukan dalam perjanjian jual beli tersebut.

Research on the responsibility of developers in Apartment Buying Bonds (Case Study Samara Suites Apartment) aims to reveal more clearly and more deeply about the accountability of the developer in relation to the responsibility of the developer in a buying and selling bundle with each customer in an apartment purchase agreement . Which explains about the extent to which the responsibility of the developer to the consumer with a sale and purchase agreement between developers and consumers associated with the existence of development delay from the promised. This study was conducted on apartment sale and purchase agreements Samara Suites Apartment between PT Synthesis Kreasi Utama as developers and consumers who have been signed. From the results of research conducted that the developers have agreed on the agreement that has been agreed both sides that is the delay of Samara Suites apartment development but not caused by force mayoure. Which means that the developer has violated the Consumer Protection Law Number 8 of 1999 and also violates the terms of the agreed agreement where the developer is required to indemnify as specified in the sale and purchase agreement.

Kata Kunci : pengembang,pengikatan jual beli, tesis pengikatan jual beli apartemen

  1. S2-2018-376241-abstract.pdf  
  2. S2-2018-376241-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-376241-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-376241-title.pdf